--> Skip to main content

5 amalan utama bulan Robiul akhir dan sejarah fitnah kubro

5 amalan utama bulan Robiul akhir dan sejarah fitnah kubro


amalan utama di bulan robiul akhir


Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarakatuh
      Setelah bulan Robiul awwal kita akan maju ke bulan berikutnya yaitu yang diberi nama  Robiul akhir. Jadi dalam kalender Hijriyah bulan ini berada pada urutan ke 4 yaitu setelah al-muharrom, Shofar dan Robiulagi awwal Asal mula dinamakan Robiul akhir karena dulu di bulan tersebut adalah waktu berakhirnya musim semi di jazirah Arab. 'Robi' artinya musim seminggu atau musim bunga dan 'akhir' artinya penghabisan.
Baca juga

Peristiwa bersejarah di bulan Robiul akhir.

       Dari awal penciptaan langit dan bumi beserta isinya, Allah SWT juga menciptakan waktu yang mempunyai sifat terus berjalan tanpa henti dan tidak pernah mengulang kembali sebagaimana Firman Allah SWT dalam surat Al ashri  :
  وَالْعَصْرِ ۙ  
"Demi masa."
  اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ ۙ  

"Sungguh, manusia berada dalam kerugian,"

   اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
 "kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." (QS. Al-'Asr 103: Ayat 1-3) 

       Dalam kurun sejarah perkembangan agama Islam khususnya di masa Rosulullah SAW dan para sahabat banyak terjadi peristiwa besar dan penting di bulan Robiul akhir diantaranya :

1. Diturunkannya surat Al Hasyr

      Al hasyr artinya pengusiran. Jadi asbabun nuzul turunnya surat ini adalah berawal dari pengkhianatan bani Nadhir terhadap perjanjian yang telah disepakatinya dan usaha pembunuhan terhadap Rosulullah SAW.
      Bani Nadhir adalah nama  suatu kabilah Yahudi yang tinggal di Madinah.  Selain Bani Nadhir ada juga Bani Qaynuqa dan Bani Quraizhoh.  Kabilah kabilah Yahudi ini dulunya sering berperang dengan kabilah Arab yang tinggal di Madinah yaitu kabilah Khajraz dan kabilah Aus.  Tapi semenjak hijrahnya Rosulullah SAW ke Madinah peperangan itu berhasil dipadamkan Beliau mengumpulkan kabilah kabilah yang ada di Madinah untuk membuat kesepakatan perdamaian yang dikenal sebagai Piagam Madinah.  Tujuan dari perjanjian tersebut adalah untuk mengakhiri perselisihan dan permusuhan diantara suku suku yang ada di Madinah seperti Khajra8,  Aus,  Bani Nadhir,  Bani Qaynuqa dan yang lainnya dan membina kerukunan dengan kaum muslimin yang hijrah dari Mekkah.
       Awal nya Bani Nadhir setuju dengan isi Piagam Madinah tersebut.  Tapi karena kedengkian nya mereka malah melanggar perjanjian tersebut seperti memusuhi kaum muslimin bahkan berusaha membunuh Rosulullah SAW.  Karena pelanggaran tersebut Bani Nadhir harus menerima hukuman sesuai kesepakatan yaitu diusir dari kampung halaman mereka.  Peristiwa ini terjadi pada tahun ke 3 Hijriyah dan diabadikan dalam Al Qur'an
 Allah SWT berfirman:
 هُوَ الَّذِيْۤ اَخْرَجَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِاَوَّلِ الْحَشْرِ ۗ مَا ظَنَنْـتُمْ اَنْ يَّخْرُجُوْا وَظَنُّوْۤا اَنَّهُمْ مَّانِعَتُهُمْ حُصُوْنُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ فَاَتٰٮهُمُ اللّٰهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوْاوَقَذَفَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُوْنَ بُيُوْتَهُمْ بِاَيْدِيْهِمْ وَاَيْدِى الْمُؤْمِنِيْنَ ۙ فَاعْتَبِـرُوْا يٰۤاُولِى الْاَبْصَارِ 
Artinya  :"Dialah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara Ahli Kitab dari kampung halamannya pada saat pengusiran yang pertama. Kamu tidak menyangka, bahwa mereka akan keluar dan mereka pun yakin, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka; sehingga mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, wahai orang-orang yang mempunyai pandangan!" (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 2) 
 وَلَوْلَاۤ اَنْ كَتَبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمُ الْجَـلَآ ءَ لَعَذَّبَهُمْ فِى الدُّنْيَا ۗ وَلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابُ النَّارِ 

"Dan sekiranya tidak karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, pasti Allah mengazab mereka di dunia. Dan di akhirat mereka akan mendapat azab neraka." (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 3) 
  ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ شَآ قُّوا اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ ۚ وَمَنْ يُّشَآ قِّ اللّٰهَ فَاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

"Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa menentang Allah, maka sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya." (QS. Al-Hasyr 59: Ayat 4)  

2. Perang Jamal

     Setelah Rosulullah SAW wafat banyak terjadi peristiwa yang menimpa kaum muslimin disebabkan pengkhianatan orang Yahudi dan murtadnya sebagian orang kembali menjadi kafir. Salah satu peristiwa tersebut adalah Perang Jamal. Kata 'Jamal' artinya unta.  Perang ini terjadi antara pasukan Sayyidah Aisyah RA isteri Rosulullah SAW melawan pasukan Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA dimana kedua pasukan menggunakan hewan unta sebagai kendaraan perang. Perang ini terjadi akibat tipu daya orang kafir Yahudi yang membuat provokasi diantara kaum muslimin. Orang Yahudi tersebut menyebarkan fitnah agar timbul perpecahan dikalangan muslimin sehingga pada masa itu dikenal sebagai masa Fitnah Akbar. Tapi Qodarullah Perang Jamal tidak menimbulkan korban apapun dari kedua belah pihak karena tidak ada satupun yang memulai menyerang meskipun sudah saling berhadapan sampai akhirnya mereka membubarkan diri. Untuk kisah Perang Jamal dan fitnah keji orang Yahudi yang disebut Fitnah Akbar bisa anda saksikan dalam video berikut ini.


Amalan utama di bulan Robiul akhir

      Amal ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT baik yang fardu ataupun sunnah adalah semata mata demi kebaikan diri kita sendiri supaya kita bisa hidup bahagia di dunia dan kelak di akherat mendapat nikmat dari Allah SWT yaitu masuk ke surga atau Aljannah. Seperti yang terdapat dalam Al Qur'an surat Al fatihah
Allah SWT berfirman:

  اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ ۗ  
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan." (QS. Al-Fatihah 1: Ayat 5) 

 اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ۙ 
 "Tunjukilah kami jalan yang lurus," (QS. Al-Fatihah 1: Ayat 6)

  صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآ لِّيْنَ 
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (QS. Al-Fatihah 1: Ayat 7)

1. Melaksanakan ibadah wajib dengan lebih giat
2. Memperbanyak shodaqoh
     Amalan yang sudah dikerjakan tetapi pahalanya terus diberikan oleh Allah SWT kepada yang mengerjakannya meskipun dia sudah wafat adalah shodaqoh.

  حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ هُوَ ابْنُ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ 
Artinya  :"Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah -yaitu Ibnu Sa'id- dan Ibnu Hujr mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Isma'il -yaitu Ibnu Ja'far- dari Al 'Ala' dari Ayahnya dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila salah seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah segala amalannya kecuali tiga perkara; sedekah jariyah, ilmu yang bermanfa'at baginya dan anak shalih yang selalu mendoakannya." (HR. Muslim)

      Shodaqoh atau sedekah jariyah adalah mengeluarkan sebahagian harta kita dengan ikhlas untuk kemajuan agama Islam seperti menyumbang untuk masjid,  pesantren,  mewakafkan tanah untuk masjid, pesantren atau bangunan yang menjadi tempat belajar mengajar Islam,  mewakafkan Allah Qur'an dan sebagainya.3. Perbanyak melaksanakan solat Berjamaah
4. Memperbanyak membaca doa tolak bala
5. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah 6. Memperbanyak mengingat Allah dan sifat-sifatNya
    Demikian lah sedikit ulasan tentang bulan Robiul akhir semoga kita dapat mendapatkan pelajaran dan manfaat dari kisah dan ulasan diatas sehingga menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan amal ibadah kita kepada Allah SWT dan kita kelak mendapat keringanan hisab dan mendapat syafaat dari Rosulullah SAW.  W assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar