--> Skip to main content

Bagaimana hukum peringatan maulid nabi Muhammad SAW

Bagaimana hukum peringatan maulid nabi Muhammad SAW

hukum peringatan maulid nabi Muhammad SAW
bulan Robiul Awwal

        Tulisan ini membahas mengenai amalan utama di bulan Mulud atau bulan Robiul Awwal dan peristiwa bersejarah dan penting dalam perkembangan agama Islam di bulan ini. Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarokatuh. Bulan Robiul Awwal tahun 1441 Hijriyah. Bulan ketiga dalam tarikh Hijriah disebut bulan Robiul Awwal.  Kata 'robi' kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia artinya suasana yang menyenangkan,  nyaman dan indah atau musim semi dimana bunga bunga bermekaran dan menjadikan keindahan pemandangan alam di wilayah Arab saat itu.  Bila merujuk pada syiar Islam,  bulan Robiul Awwal adalah bulan kebahagiaan bagi umat Islam seusai meninggalkan segala hal yang diharamkan oleh Allah SWT di bulan Almuharrom sehingga keadaannya kosong dari dosa pada bulan Shofar sehingga menjadi pribadi pribadi yang bahagia di bulan Robiul Awwal.
Baca juga

Peristiwa penting dalam sejarah Islam di bulan Robiul Awwal

       Sepanjang sejarah khususnya yang terjadi di kalangan umat Islam telah terjadi banyak peristiwa penting pada bulan Robiul Awwal diantaranya:

1. Kelahiran Rosulullah SAW

    Pada hari senin tanggal 12 Robiul Awwal tahun 571 M terjadi peristiwa besar dan sangat penting dalam sejarah umat manusia yaitu lahirnya sosok seorang Nabi terakhir utusan Allah yang membawa risalah yang menjadi rahmat bagi semesta alam.  Allah SWT berfirman:

  وَمَاۤ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّـلْعٰلَمِيْنَ 
 Artinya  :"Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam." (QS. Al-Anbiya : 107)

       Rosulullah lahir di Makkah di dekat Ka'bah dari rahim seorang wanita bernama Aminah.  Tapi qodarulloh Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yatim karena ayahanda beliau yang bernama Abdulloh bingung Abdul Muthalib telah wafat ketika beliau masih dalam kandungan. Kakek beliau yang bernama Abdul Muthalib sangat gembira lalu membawa beliau yang masih bayi ke depan Ka'bah kemudian memberikan nama Muhammad kepada beliau. Pada masa kelahiran beliau juga terjadi penyerangan ke kota Makkah yang dilakukan oleh Raja Abrohah beserta tentara tentaranya yang menunggangi gajah.  Tapi karena karunia dan kasih sayang Allah insiden penyerangan tersebut berhasil digagalkan dengan cara Allah memerintahkan burung burung ababil melempari tentara tentara tersebut dengan batu batu panas sehingga banyak tentara yang meninggal ditempat.  Peristiwa ini oleh Allah SWT diabadikan dalam Allah Qur'an surat Al Fiil ayat 1 - 5.

2. Wafatnya Rosulullah SAW

     Peristiwa besar yang terjadi di bulan Robiul Awwal berikutnya adalah wafatnya Rosulullah SAW.  Beliau wafat pada tanggal 12 Robiul Awwal tahun 11 Hijriyah atau 7 Juni 634 Masehi dalam usia 63 tahun dan Beliau dikebumikan di sekitar Masjid Nabawi. Peristiwa meninggalnya Rosulullah SAW membuat kesedihan di kalangan keluarga serta para sahabat. Mereka merasa sangat kehilangan akan sosok seorang pemimpin yang sangat jujur, sangat mencintai umatnya.  Saking besar cinta kepada umatnya sampai akhir hayatnya beliau selalu berkata " ummatiii... ummatiii... artinya umatku.. umatku..."  "Ya Allah jadikanlah kami termasuk kedalam golongan ummat Rosulullah SAW dan kelak masuk surga dan berkumpul bersama Rosulullah SAW,  para sahabat,  para Nabi,  para Rosul,  para syuhada dan para sholihin.  Aminn "

3. Pelantikan Abu Bakar Rodiyallohu Anhu sebagai kholifah.

     Sayyidina Abu Bakar RA dilantik menjadi kholifah pertama umat Islam berdasarkan persetujuan para sahabat.  Tugas pertama beliau sebagai kholifah berfokus untuk membereskan masalah orang orang yang murtad dari agama Islam setelah wafat Nabi Muhammad SAW.

4. Pembukaan Iraq yang dilaksanakan oleh sahabat Kholid bin Walid yang terjadi pada masa Kholifah Abu Bakar Ash-Shiddiq RA.  

Amalan utama yang sangat dianjurkan di bulan Robiul Awwal 

1. Memperbanyak membaca sholawat 

     Kita ketahui berdasarkan sejarah bahwa kasih sayang Nabi Muhammad SAW kepada umat serta pengikutnya sungguh luar biasa.  Beliau selalu memohon kepada Allah SWT agar mengampuni dosa umatnya serta meringankan hisab umatnya.  Karena itu sudah seharusnya kita membalas kebaikan kebaikan beliau dengan mengucapkan sholawat dan salam kepada beliau dan keluarga beliau.  Dan pahala bagi orang yang membaca sholawat satu kali akan mendapat pahala kebaikan 10 kali.  Firman Allah SWT

 ﺇِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻣَﻼﺋِﻜَﺘَﻪُ ﻳُﺼَﻠُّﻮﻥَ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺻَﻠُّﻮﺍ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻤُﻮﺍ ﺗَﺴْﻠِﻴﻤًﺎ
 Artinya  :"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab' 33:56)
kemudian di hadits Nabi SAW :

  حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ ابْنِ لَهِيعَةَ وَحَيْوَةَ وَسَعِيدِ بْنِ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ كَعْبِ بْنِ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا سَمِعْتُمْ الْمُؤَذِّنَ فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ ثُمَّ صَلُّوا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا ثُمَّ سَلُوا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لِي الْوَسِيلَةَ فَإِنَّهَا مَنْزِلَةٌ فِي الْجَنَّةِ لَا تَنْبَغِي إِلَّا لِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللَّهِ تَعَالَى وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَنَا هُوَ فَمَنْ سَأَلَ اللَّهَ لِي الْوَسِيلَةَ حَلَّتْ عَلَيْهِ الشَّفَاعَةُ 
 (HR. Abu Daud)
Artinya  :"Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Salamah telah menceritakan kepada kami Ibnu Wuhaib dari Ibnu Lahi'ah dan Haiwah dan Sa'id bin Abi Ayyub dari Ka'b bin Alqamah dari Abdurrahman bin Jubair dari Abdullah bin Amru bin Al-'Ash, bahwasanya dia pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Apabila kalian mendengar muadzin mengumandangkan adzan, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkannya kemudian bacalah shalawat untukku, karena sesungguhnya orang yang membaca shalawat sekali untukku, maka Allah akan menganugerahkan sepuluh shalawat (rahmat) kepadanya, lalu mohonlah kepada Allah Azza wa Jalla Washilah (kedudukan yang tinggi) untukku. Karena washilah itu suatu kedudukan yang tinggi dalam surga, yang tidak pantas kecuali bagi seseorang di antara hamba hamba Allah Ta'ala, dan saya berharap semoga sayalah yang akan menempatinya. Barangsiapa yang memohonkan wasilah kepada Allah untukku, niscaya dia akan mendapat syafaat.  (HR. Abu Daud)

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ قَالَ يَقُولُونَ بَلِيتَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمْ 
(HR. Abu Daud)
Artinya  :"Telah menceritakan kepada Kami Al Hasan bin Ali, telah menceritakan kepada Kami Al Husain bin Ali Al Ju'fi dari Abdurrahman bin Yazid bin Jabir dari Abu Al Asy'ats Ash Shan'ani dari Aus bin Aus, ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya Hari Jum'at adalah diantara hari-hari kalian yang terbaik, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena sesungguhnya shalawat kalian disampaikan kepadaku." Para sahabat bertanya; wahai Rasulullah, bagaimana shalawat Kami disampaikan kepadamu, sementara anda telah meninggal? Beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah tabaraka wa ta'ala telah mengharamkan jasad para nabi shallAllahu 'alaihim wa sallam atas tanah." (HR. Abu Daud)
Baca juga
amalan utama di bulan Robiul akhir
amalan utama nisfu Sya'ban

Hukum mengadakan peringatan Maulid nabi atau Muludan menurut fatwa ulama

      Di kalangan umat islam di Indonesia khususnya sudah menjadi kebiasaan serta tradisi ketika masuk ke bulan Robiul Awwal mengadakan acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang biasa disebut Muludan atau Mauludan atau Maulidan.  Lalu apa hukumnya peringatan muludan tersebut menurut ajaran Islam ?      Kalau kita memperhatikan saat berlangsung nya acara muludan akan kita dapati acara tersebut diisi dengan pembacaan sholawat,  pembacaan ayat suci Al-Quran dan pengajian.  Sedangkan amalan amalan tersebut adalah amalan yang diperintahkan oleh Rosulullah SAW.       Kata maulid kalau diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia artinya ' hari kelahiran'.  Sedangkan kata 'maulud' dalam bahasa Indonesia artinya 'bayi yang dilahirkan'.  Jadi acara peringatan maulid Nabi artinya acara memperingati waktu kelahiran Nabi Muhammad SAW dan acara nya pun seputar pembacaan sholawat,  pembacaan ayat suci Al-Quran dan pengajian atau tolabul ilmi. Dan acara serta amalan tersebut bisa dilakukan perorangan atau bersama sama berjamaah dalam sebuah acara.  Tentu saja hukumnya dianjurkan dan sunnah yaitu bila dikerjakan akan mendapat pahala tapi bila ditinggalkan tidak berdosa.
     Demikian ulasan mengenai bulan Robiul Awwal bulan yang mulia, bulan kelahiran manusia paling mulia Rosulullah sallallahu alaihi wasallam dan juga amalan nya..  Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar