--> Skip to main content

Cara servis mesin jahit masalah benang putus dan jarum patah disertai gambar tutorial

Cara servis mesin jahit masalah benang putus dan jarum patahsatu disertai gambar tutorial 

      Dalam dunia fashion berhubungan erat dengan yang namanya mesin jahit. Mesin jahit  ( sewing machine) pertama kali dibuat oleh seorang berkebangsaan Amerika yang bernama Elias Howe pada tahun 1984. Dulu bentuk mesin jahit masih sangat sederhana dan diputar dengan tangan,  belum memakai dinamo seperti sekarang. Mengingat industri pakaian  ( garment) yang terus berkembang selama 30 tahun terakhir di Indonesia khususnya dan di dunia pada umumnya,  memacu beberapa pabrik untuk berinovasi membuat mesin jahit berkualitas dan bisa dipakai di perusahaan pembuat pakaian jadi.  Tapi sayangnya di Indonesia belum ada pabrik mesin jahit yang membuat keseluruhan komponen mesin.  Negara kita masih mengimpor mesin dari China atau Jepang.  Berikut ini adalah merk mesin jahit yang beredar di Indonesia yang digunakan oleh pabrik garment,  konveksi dan perseorangan.
  • Mesin jahit buatan Jepang :  Juki,  Yamata,  Yamato,  Mitsubishi,  Brother dan Janome.  
  • Mesin jahit buatan China :  Shunfa,  Butterfly,  Jack,  dan Sunstar.  
Selain itu ada juga merk Singer yang berasal dari negara Amerika.
Baca juga

Bagian bagian komponen mesin jahit

       Pengertian mesin adalah sebuah alat yang dibuat dari gabungan banyak komponen / sparepart.  Dan dari penggabungan tersebut akhirnya tercipta alat yang bermanfaat untuk membantu memudahkan pekerjaan manusia.  Begitupula mesin jahit tersusun dari banyak komponen yang jumlahnya puluhan dan bila satu saja komponen tersebut rusak atau hilang akan membuat kinerja mesin jahit jadi terganggu ( rusak).  Bagian-bagian mesin jahit adalah sebagai berikut : 
cara servis/ memperbaiki mesin jahit jarum satu
gambar bagian komponen mesin jahit
  1. Jarum dan tiang jarum 
  2. Ayunan benang 
  3. Tension benang 
  4. Lobang jalur benang 
  5. SPI,  untuk mengatur besar kecil jarak langkah  
  6. Tuas stik balik 
  7. Puli 

Masalah/ kerusakan mesin jahit 

     Sebagaimana masalah pada mesin pada umumnya,  adalah disebabkan berubahnya setelan ( setting)  dari satu atau beberapa bagian pada mesin,  bisa karena pemakaian yang terus menerus,  atau perawatan yang kurang baik,  misalnya mesin dibiarkan tidak ada minyak pelumasnya.  Dan bila terus dipakai maka akan membuat mesin jadi rusak.  Masalah yang biasa terjadi pada mesin jahit jarum satu antara lain :

1. Jahitan loncat

      Hasil jahitan yang bagus adalah setiap langkah jarum,  maka anyaman  benangnya selalu ada atau penuh.  Sedangkan bila pada langkah jarum (SPI),  anyaman benangnya kadang ada kadang tidak, itu disebut jahitan loncat dan harus segera diperbaiki.  Karena bila dibiarkan hal itu bisa membuat jahitan pakaian jadi kurang kuat,  juga hasil jahitan saat dilihat tampak jelek.

2. Benang selalu putus

     Seorang penjahit akan senang ketika mendapatkan kelancaran saat bekerja.  Tapi bila benang jahit yang dipakai ternyata sering putus maka akan mempengaruhi kualitas jahitan juga kualitas pakaian.  Oleh sebab itu masalah ini harus segera diselesaikan karena kalau dibiarkan bisa membuat proses pengerjaan menjadi lama dan banyak waktu terbuang hanya karena benang yang putus dan kita harus memasangnya lagii.

3. Anyaman benang tidak kuat ( ngambang)

     Ini juga masalah yang tidak boleh dianggap sepele karena pakaian yang bagus tergantung dari kualitas jahitan yang bagus dan kuat.  Bila jahitan ngambang bisa menyebabkan jahitan mudah putus dan pakaian gampang sobek.

4. Jarum sering patah

     Jarum yang patah akan mengakibatkan lubang cukup besar pada bahan pakaian yang dijahit.  Karena itu bila jarum sering patah maka segeralah servis mesin jahit agar tidak membuat banyak lobang pada bahan ( rijek).

Cara memperbaiki masalah pada mesin jahit ( servis/ reparasi)

     Diatas telah disebutkan beberapa masalah/ kerusakan umum yang biasa terjadi pada mesin jahit.  Dengan masalah tersebut bisa membuat pekerjaan tidak efisien dan kualitas pakaian jadi jelek.  Karena itu solusinya adalah dengan memperbaiki / reparasi setelan mesin.

Menyetel rotary

     Rotary adalah sebuah komponen mesin jahit yang berada dibawah plat mesin dan bergerak secara berputar.  Pada rotary juga terdapat tempat untuk meletakkan sekoci benang. Dan untuk satu langkah anyaman benang rotary melakukan dua kali putaran,  yaitu putaran pertama mengambil benang pada jarum sedangkan putaran kedua melepas benang tersebut dan mengaitkan pada benang yang menjulur dari dalam sekoci. Cara menyetel rotary adalah  
  • Pertama,  buka pelat pada mesin dengan cara melepas baut menggunakan obeng.  
  • Kedua,  buka gigi mesin memakai obeng kecil.  
  • Ketiga,  masukkan benang pada jarum 
  • Keempat,  mengendorkan baut pengikat rotary.   

"PENTING !  Baut dikendorkan sedikit saja jangan sampai lepas,  karena bila lepas akan membuat proses setting rotary jadi lebih sulit. "

  • Kelima,  putar puli mesin pelan pelan sambil perhatikan jarak jarum dengan rotary.  
  • Keenam,  atur waktu bertemunya bagian tajam pada rotary dengan bagian diatas lobang jarum. Perhatikan dengan benar jarak antara jarum dengan bagian tajam rotary jangan sampai kena atau bergesekan karena akan mengakibatkan jarum mudah patah atau benang yang mudah putus. Pastikan jarak nya adalah sekitar 2 milimeter.  Dan bagian tajam rotary tersebut menyabet benang pada jarum ketika posisi jarum akan naik sekitar 3 - 4 milimeter keatas. Silahkan lihat contohnya pada gambar berikut 


cara memperbaiki/ reparasi mesin jahit
gambar cara kerja mesin jahit

  • Ketujuh,  bila sudah didapat pengaturan jarak yang benar,  maka kencangkan kembali baut rotary,  pasang gigi seperti semula dan tutup pelat.  
 Dengan setelan rotary yang benar,  maka bisa mengatasi masalah jahitan loncat,  benang tidak menganyam, benang sering putus serta jarum yang sering patah.

cara menyetel rotary mesin jahit jarum satu
gambar rotary

Menyetel sekoci dan tension

      Sekoci adalah tempat menyimpan sepul yang berisi gulungan benang.  Pada sekoci terdapat lobang tempat keluarnya benang,  juga ada baut untuk mengatur longgar atau seret keluarnya benang.  Sedangkan tension adalah bagian pengontrol jalannya benang.  Pada tension terdapat per/ pegas untuk menyetel kendor atau kencangnya laju benang.  Untuk mengatur setelan yang baik untuk sekoci caranya yaitu lepaskan sekoci dari rotary,  kemudian tarik benang perlahan lahan,  dan rasakan bila benang sulit keluar  ( macet)  maka kendorkan baut sedikit dan coba tarik lagi benang sampai terasa lancar.  Sedangkan untuk menyetel tension adalah pertama lepaskan benang dari lobang jarum kemudian tarik perlahan,  dan usahakan agar benang yang ditarik tidak longgar juga tidak terlalu seret.  Atur kelonggaran dengan cara memutar spin yang terdapat pada tension.  Penting !  Untuk sekoci usahakan keluarnya benang lancar,  dan untuk tension keluarnya benang agak sesetengah sedikit.  Pengaturan tension dan sekoci yang benar bisa mengatasi masalah jahitan ngambang atau tidak menganyam dengan kuat.

cara servis mesin jahit jarum satu
gambar sekoci dan sepul

Mengganti jarum 

    Gantilah jarum secara rutin minimal sehari sekali dan jangan pakai jarum yang sudah tumpul.  Ganti jarum dengan cara mengendurkan baut pada tiang jarum,  kemudian lepaskan jarum dan ganti dengan yang baru.  Setelah terpasang kencangkan kembali baut menggunakan obeng.

Menambahkan minyak mesin

     Komponen mesin jahit hampir semua terbuat dari besi. Dan dari proses nya bisa membuat gesekan yang menimbulkan panas. Bila dibiarkan maka bagian yang terbuat dari besi itu akan memuai dan ukurannya bisa berubah, tentu saja settingan pun menjadi tidak baik dan kinerja mesin jadi berantakan. Karena itu diperlukan minyak ( oli)  mesin untuk menyerap panas dari gesekan juga sebagai pelumas supaya bagian mesin tidak seret.  Cara memasukkan minyak mesin yaitu dengan mendorong mesin ke depan sampai tampak bak penampungan minyak.  Lalu isi bak dengan minyak sampai ketinggian kira kira 70 persen dari tinggi bakal.  Setelah itu kembalikan mesin ke posisi semula.

Merk dan kode jarum

     Mesin jahit yang biasa dipakai untuk membuat pakaian yaitu mesin jarum satu ( single needle),  mesin ,  overdeck,  chain,  bartex,  Kansai dan lain-lain.  Setiap mesin menggunakan merk,  kode,  dan ukuran jarum yang berbeda.  Jadi jarum untuk mesin single needle tidak bisa dipakai pada mesin obras begitupun sebaliknya.  Dan untuk mesin jahit jarum satu jarum yang dipakai adalah dengan kode DP × 5 atau DB × 1. Sedangkan untuk ukuran/ size jarum biasanya menggunakan nomor  9 dan nomor 11 untuk menjahit bahan yang tipis dan sedang seperti spandex,  kaos,  cotton dan kemeja.  Sedangkan untuk menjahit bahan tebal seperti jeans biasanya menggunakan jarum berukuran 14 atau 21. Untuk merk jarum  banyak sekali dan kualitasnya berbeda beda juga tergantung harga. Diantaranya merk butterfly,  orange,  singer,  orchid dan lain-lain.

cara servis mesin jahit jarum satu
jarum DB × 1

     Demikianlah pembahasan mengenai masalah pada mesin jahit dan cara memperbaikinya sendiri.  Semoga bermanfaat dan bisa membantu untuk perawatan / maintenance mesin agar tetap baik dan nyaman digunakan sehingga produktivitas anda meningkat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar