Skip to main content

Permulaan Masuk Sekolah Dan Belajar Di Wilayah Sukabumi

Permulaan Masuk Sekolah Dan Belajar Di Wilayah Sukabumi

Permulaan Masuk Sekolah Dan Belajar Di Wilayah Sukabumi
gambar sumber Viva.co.id

     Sudah kurang lebih 3 bulan sejak pemberlakuan PSBB di Indonesia, telah kita rasakan bersama betapa banyak sekali perubahan yang terjadi dalam kehidupan sosial kita. Seperti dalam hal pendidikan, usaha, tradisi dan  khususnya segi kesehatan.
     Tapi kini kita mempunyai harapan baru untuk bisa keluar dari masalah-masalah tersebut tentunya dengan harapan kehidupan esok hari dan seterusnya akan lebih baik dari tahun kemarin. Begitu pula yang diinginkan oleh warga sukabumi dan semua rakyat Indonesia dan penduduk dunia pastinya ingin segera terlepas dari kondisi yang serba terbatas ini supaya bisa kembali dalam kehidupan normal.

Kegiatan Belajar Mengajar Di Sukabumi

siswa sedang belajar di sekolah

     Sebagai sebuah kota yang besar, Sukabumi ingin segera berbenah dalam segala aspek, khususnya untuk kegiatan belajar di sekolah formal. Dan alhamdulillah sejak pemerintah menyatakan bahwa Sukabumi sudah masuk zona hijau, akhirnya pemerintah kota Sukabumi bersama Dinas Pendidikan berencana untuk kembali mengadakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka langsung di sekolah-sekolah dalam wilayah Sukabumi.
     Adapun waktu dibukanya kembali sekolah dan madrasah yaitu dimulai tanggal 13 Juli 2020 dengan aturan hanya bersekolah selama 3 hari dalam seminggu seperti yang dikatakan Kepala Dinas Jawa Barat Dedi Supandi. Dikutip dari Sukabumi update.com bahwa untuk permulaan hanya sekolah SMP dan SMA sederajat yang mulai untuk masuk sekolah dengan melakukan AKB(Adaptasi Kebiasaan Baru). Tapi untuk sekolah SD, TK serta PAUD masih menunggu hasil koordinasi dengan instansi terkait. Sekolah Luar Biasa {SLB) akan tetap melaksanakan belajar dari rumah sampai bulan September. Dan Sukabumi akan menjadi percontohan bagi daerah lain di Jawa Barat khususnya dan di Indonesia pada umumnya.
Lihat juga Belajar bacaan ayat kursi

Masalah Yang Perlu Diperhatikan

     Dalam memulai kembali kegiatan sosial dan belajar tentunya tidak bisa sembarangan dan langsung seperti tahun sebelumnya. Untuk kali ini perlu adanya tindakan khusus agar kegiatan belajar di sekolah tetap lancar tidak ada hambatan atau masalah terulang. Tentu saja caranya adalah dengan tetap melaksanakan bentuk-bentuk protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah negara Indonesia. Supaya kelak Sukabumi terus berada di zona hijau dan aktifitas warganya bisa berjalan seperti dulu.

Dampak Positif Dan Negatif Yang Mungkin Terjadi

    Apapun yang dilakukan tentu akan menjadi sebab atas akibat yang nanti terjadi. Tapi kita pastinya berharap supaya hal-hal baik saja yang terjadi. Berikut ini adalah dampak positif dari pemberlakuan kembali kegiatan belajar di sekolah.

Dampak Positif 

  1. Siswa kembali melanjutkan pelajaran yang sebelumnya tertunda 
  2. Guru dan tenaga pengajar akan kembali beraktivitas mendidik serta mengawasi perkembangan murid sekolah 
  3. Orang tua akan lebih tenang bila anaknya kembali ke sekolah, terutama bagi orang tua yang punya pekerjaan misalnya di kantor atau di pabrik.

Dampak Negatif 

1. Dampak negatifnya mungkin hanya kekhawatiran bila status menjadi zona kuning atau merah. Tapi selama kita bisa menjaga diri dan keluarga serta berdoa memohon perlindungan pada Tuhan Yang Maha Kuasa agar wabah segera hilang dari bumi ini.
    Dan mungkin itulah informasi tentang jadwal dibukanya kembali sekolah dan madrasah serta dimulainya kegiatan belajar mengajar di daerah Sukabumi. Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar