--> Skip to main content

Puasa Arafah 2020, Bacaan Niat, Waktu Pelaksanaan, Keutamaan, Hukum Dan Dalil Serta Cara Melaksanakan Puasa Arafah

Puasa Arafah 2021, Bacaan Niat, Waktu Pelaksanaan, Keutamaan, Hukum Dan Dalil Serta Cara Melaksanakan Puasa Arafah

Puasa Arafah 2020 atau 1441 Hijriah

      Bulan Juli 2021 ini bertepatan dengan bulan Dzulhijjah tahun 1442 H. Nama Dzulhijjah diambil karena pada bulan tersebut umat Islam melaksanakan ibadah haji bagi yang mampu. Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima dalam syariat dan ibadah. Sedangkan tempat pelaksanaan ibadah haji yaitu di Mekkah, Saudi Arabia.

Mengapa Disebut Puasa Arafah?

Mengapa Disebut Puasa Arafah

      Selain berhaji, pada bulan Dzulhijjah juga muslimin dan muslimah dianjurkan agar melaksanakan puasa Arafah. Adapun alasan sebab dinamakan puasa (shaum) Arafah adalah karena pada hari tersebut bertepatan dengan ibadah wukuf yang dilakukan oleh jamaah haji di padang Arafah, yang termasuk rukun haji. Setiap jemaah haji wajib mengerjakan wukuf karena termasuk kedalam rukun haji. Dan tidak sah hajinya bila meninggalkan wukuf secara disengaja. Tapi bila disebabkan sakit atau uzur, maka bisa menggantinya dengan membayar denda (dam), yaitu dengan menyembelih hewan unta atau kambing.

Waktu Untuk Mengerjakan Puasa Arafah

Waktu Untuk Mengerjakan Puasa Arafah

      Untuk melaksanakan puasa Arafah hanya dilakukan sekali dalam setahun, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah yang bertepatan dengan pelaksanaan Wukuf di padang Arafah yang dikerjakan oleh jemaat haji yang berasal dari seluruh dunia. Waktu puasanya adalah dimulai dari saat tiba waktu shubuh sampai maghrib. Selain itu ada juga puasa sunnah lain yang dianjurkan di bulan Dzulhijjah.

Keutamaan Dan Manfaat Puasa Arafah

Keutamaan Dan Manfaat Puasa Arafah

     Puasa adalah salah satu ibadah yang memiliki banyak manfaat dan keutamaan bagi orang yang mengerjakannya. Selain baik untuk segi kesehatan tubuh, orang yang berpuasa sunat Arafah akan mendapatkan keistimewaan lainnya, yaitu diampuni dosanya yang telah berlalu, sesuai hadits berikut ini :

Dalil Hadits keutamaan puasa Arafah

Dalil Hadits keutamaan puasa tarwiyah

Lihat juga video ceramah ustadz tentang keutamaan puasa Arafah berikut ini


Cara Melakukan Puasa Arafah / Puasa Dzulhijjah

Cara Melakukan Puasa Arafah / Puasa Dzulhijjah

      Untuk pelaksanaan puasa Arafah persis sama dengan puasa sunnah lainnya, yaitu menahan dari makan, minum serta hal-hal yang membatalkan dari terbit fajar (waktu shubuh) sampai tenggelam matahari ( maghrib). Yang membedakannya mungkin hanya pada niat puasa. Karena niat tersebut tergantung dari waktu dilaksanakan puasa, misalnya puasa Asyuro, puasa senin kamis dan lain-lain.

Bacaan Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah Bahasa Arab Dan Artinya

Bacaan Niat Puasa Arafah dan Tarwiyah Bahasa Arab Dan Artinya

      Membaca niat puasa hukumnya wajib. Jadi bila orang yang berpuasa tapi tidak membaca niat, maka tidak sah (batal) puasanya dan percuma saja. Karena itu niat juga merupakan bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan. Waktu membaca niat yaitu setelah maghrib sampai sebelum subuh. Jika lewat subuh atau siang hari, hukumnya tidak sah.  Berikut ini adalah bacaan/lafaz niat puasa Arafah dan tarwiyah dalam bahasa Arab disertai terjemahannya dalam bahasa Indonesia.

Bacaan niat puasa Arafah dan tarwiyah bahasa Arab dan artinya dalam bahasa Indonesia

Doa buka puasa Arafah dan tarwiyah : 

Doa buka puasa Arafah dan tarwiyah

 Lihat juga Niat puasa Rajab

Hukum Serta Dalil Tentang Puasa Arafah

Hukum Serta Dalil Tentang Puasa Arafah

      Setiap ibadah apapun yang dilakukan oleh umat muslim adalah harus berdasarkan dalil Ayat Al-Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Puasa Arafah hukumnya sunat, yaitu bila dilaksanakan akan mendapatkan pahala, sedangkan bila tidak dikerjakan tidak berdosa. Anjuran berpuasa atau shaum Arafah berdasarkan hadits Nabi berikut ini :

Hadits Nabi tentang puasa Arafah

Hikmah Puasa Arafah

Hikmah Puasa Arafah

     Umat muslim dalam mengerjakan ibadah dan kebajikan lainnya selalu mengharap keridhaan dan ampunan dari Allah SWT. Oleh sebab itu hikmah bagi yang melakukan saum yaumul arofah yaitu dimaafkan dosanya oleh Allah SWT, juga ikut merasakan kebahagiaan untuk para jemaah haji yang sedang wukuf di padang Arafah, juga berbahagia karena akan menyambut hari raya Idul adha (hari raya kurban).

Hadits hikmah puasa Arafah

Orang Yang Boleh Melaksanakan Puasa Arafah

Orang Yang Boleh Melaksanakan Puasa Arafah

     Syarat untuk orang yang ingin mengerjakan puasa Arafah yaitu :
  1. Beragama Islam 
  2. Baligh/ sudah dewasa 
  3. Berakal sehat, tidak gila 
  4. Tidak sedang haid/nifas 
  5. Mampu melaksanakannya atau tidak dalam keadaan darurat seperti sakit parah atau dalam perjalanan. 
  6. Tidak sedang wukuf di Arafah 

Ibadah Yang Dianjurkan Di Bulan Dzulhijjah

Ibadah Yang Dianjurkan Di Bulan Dzulhijjah

      Bulan Dzulhijjah disebut juga sebagai bulan haji, karena pada bulan tersebut umat Islam dari seluruh negara yang mampu datang ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji. Selain ibadah haji, terdapat ibadah lain yang dianjurkan dikerjakan oleh muslimin yaitu puasa tarwiyah, shaum Arafah, serta memperbanyak sedekah kepada orang miskin, fakir, yatim piatu, dan orang yang membutuhkan. Juga memperbanyak dzikir dan takbir pada malam idul adha, sholat sunat Iedul adha serta  berkurban hewan kambing, domba, sapi atau unta.
Itulah penjelasan lengkap mengenai puasa Arafah dan tarwiyah. Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar