Kehidupan Istimewa Hewan Dijelaskan dalam Alquran Dibenarkan oleh Sains

Kehidupan Istimewa Hewan Dijelaskan dalam Alquran Dibenarkan oleh Sains


Keistimewaan hewan menurut Alquran dan Sains


Al Quran sebagai firman Tuhan akan diyakini kebenarannya jika isinya tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Apapun firman Tuhan konsekuensinya adalah harus bisa dibenarkan dalam kenyataan kehidupan manusia. Bila berbeda, maka bisa diragukan tentangnya. Dan seiring perjalanan waktu, berkembang pula pengetahuan manusia dalam segala bidang, seperti ilmu pengetahuan alam, astronomi, pertanian, biologi dan lain-lain. Dalam ilmu biologi yang khusus mempelajari kehidupan manusia, hewan dan tumbuhan. Para ilmuwan telah menemukan banyak fakta tentang kehidupan mahluk hidup yang ternyata penjelasannya sudah lebih dulu diterangkan dalam Al Qur'an. Dalam artikel ini kami akan memberikan informasi tentang beberapa penemuan ilmuwan mengenai kehidupan mahluk hidup khususnya hewan yang telah diterangkan dalam Al-quran. Dengan membaca tulisan ini semoga bisa menambah keimanan kita terhadap kebenaran Kitab Suci Al Qur'an. Selamat membaca! 

1. Kehidupan Luar Biasa Nyamuk dalam Penjelasan Al Quran dan Sains

Nyamuk merupakan binatang sejenis serangga berukuran kecil yang banyak sekali jenisnya. Terdapat sekitar 2.700 spesies nyamuk yang ada di bumi. Dari berbagai jenis tersebut ada yang bisa menjadi penyebab penyakit yang diderita oleh manusia ada juga yang tidak. Jenis nyamuk yang gigitannya bisa menimbulkan penyakit adalah nyamuk malaria dan Aedes aegypti (penyebab sakit demam berdarah/DBD). Perkembang biakan nyamuk adalah melalui telur, yang kemudian berubah menjadi larva, jentik-jentik, kemudian menjadi nyamuk dewasa. Nyamuk bisa hidup dalam berbagai cuaca dan iklim. Itulah sebabnya nyamuk bisa ditemui hampir di seluruh wilayah di dunia ini. Tempat kesukaan yang dijadikan sarang olehnya adalah tempat yang kotor dan tidak steril. Di musim hujan biasanya nyamuk lebih banyak berkembang biak karena mereka mendiami tempat yang terdapat genangan air. 

Ternyata keberadaan dan fakta-fakta mengenai nyamuk sudah lebih dulu dijelaskan dalam kitab suci Alquran. Hal ini sebagaimana dijelaskan pada buku 'Sains Dalam Alquran' karya Nadiah Thayyarah. Nyamuk mempunyai 100 mata pada kepalanya, 48 gigi di dalam mulutnya, dan 3 jantung. Satu jantung sebagai pusat, sedangkan 2 jantung lainnya untuk mengatur kedua sayapnya. Maha Kuasa Allah yang telah menciptakan hewan sekecil itu ternyata memiliki banyak bagian tubuh. Binatang ini juga mempunyai radar yang berfungsi mendeteksi berbagai hal dan kondisi lingkungan. Dengan radar itulah nyamuk mengetahui suatu objek dengan cara merasakan suhu yang dipancarkan. Misalnya, nyamuk mendeteksi keberadaan manusia, tempat yang kotor, lembab, jenis golongan darah manusia dan lain-lain.

Dengan jumlah mata yang banyak, bukan berarti kemampuan penglihatan (visual) nyamuk sangat hebat melebihi manusia atau hewan lain. Tetapi indera penglihatan nyamuk sangat buruk. Tetapi dengan menggunakan radar itulah nyamuk bisa mengetahui lingkungan. Tidak seperti manusia, nyamuk tak dapat melihat bentuk dan warna. Ia bisa mendeteksi keberadaan manusia karena suhu manusia lebih tinggi daripada suhu benda-benda lain di dalam ruangan yang ditempati manusia. Jadi, fungsi radar tersebut selain sebagai pembantu indera penglihatan, juga indera peraba seperti milik manusia. 

Ternyata, nyamuk juga memiliki keistimewaan lainnya yang tidak dipunyai mahluk lain. Nyamuk mempunyai organ yang dapat mengencerkan darah yang disedotnya dari tubuh manusia, sehingga darah itu mengalir dengan mudah melalui sungutnya yang halus. Nyamuk juga memiliki organ yang bisa membius. Itulah sebabnya kadang manusia tidak merasakan gigitan nyamuk pada kulitnya, karena efek dari bius milik nyamuk. Hal fenomenal lainnya adalah kecepatan kepak sayap nyamuk mampu mencapai 600 kepakan per detik. Oleh karena itu, kepakan sayap nyamuk bisa menimbulkan suara dengungan yang sangat mengganggu pendengaran manusia. Karena frekuensi bunyi kepakan sayap nyamuk ketika terbang membuat efek yang tidak nyaman untuk pendengaran manusia.

Tidak semua nyamuk menghisap darah manusia, hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Sedangkan nyamuk jantan tidak menghisap darah manusia. Nyamuk betina mengisap darah karena kebutuhan protein untuk telur-telurnya. Jadi, mereka tidak menghisap darah untuk dimakan, karena makanan mereka adalah saripati bunga. Itulah alasan mengapa hanya nyamuk betina yang menghisap darah.

Nyamuk merupakan salah satu hewan yang disebutkan di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman :

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَسْتَحْـيٖۤ اَنْ يَّضْرِبَ مَثَلًا مَّا بَعُوْضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۗ فَاَمَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَيَعْلَمُوْنَ اَنَّهُ الْحَـقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ وَاَمَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَيَقُوْلُوْنَ مَاذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِهٰذَا مَثَلًا ۘ يُضِلُّ بِهٖ كَثِيْرًا وَّيَهْدِيْ بِهٖ كَثِيْرًا ۗ وَمَا يُضِلُّ بِهٖۤ اِلَّا الْفٰسِقِيْنَ ۙ 

"Sesungguhnya Allah tidak segan membuat perumpamaan seekor nyamuk atau yang lebih kecil dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, mereka tahu bahwa itu kebenaran dari Tuhan. Tetapi mereka yang kafir berkata, Apa maksud Allah dengan perumpamaan ini? Dengan (perumpamaan) itu banyak orang yang dibiarkan-Nya sesat, dan dengan itu banyak (pula) orang yang diberi-Nya petunjuk. Tetapi tidak ada yang Dia sesatkan dengan (perumpamaan) itu selain orang-orang fasik," (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 26)

Dalil ini menunjukkan betapa pentingnya seekor nyamuk sehingga dijadikan sebagai suatu perumpamaan. Dan ternyata nyamuk yang selama ini kita kenal sebagai hewan yang kerap mengganggu tidur, memiliki keistimewaan yang luar biasa. Sains modern mengungkap banyak hal tentang nyamuk yang hampir-hampir tidak bisa dipercaya oleh nalar manusia. Karena memang kebanyakan manusia tidak mengetahui kelebihan-kelebihan nyamuk. Tapi setelah para ilmuwan mengadakan penelitian tentang nyamuk, baru diketahui betapa serangga kecil ini memiliki banyak hal luar biasa dalam penciptaannya. Sebagaimana yang telah diinformasikan dalam Al Qur'an selama 15 abad yang lalu.

Nyamuk sedang menghisap darah manusia
ilustrasi nyamuk menghisap darah manusia


2. Sains dan Alquran Jelaskan Kehidupan Hewan Mirip Manusia

Hewan adalah salah satu mahluk ciptaan Tuhan yang memiliki kebiasaan yang mirip seperti manusia. Contoh aktivitas hewan yang seperti aktivitas manusia aadala; berkelompok (sosial), bermigrasi/kerap berpindah tempat, membangun tempat tinggal, mempertahankan diri, mencari sumber makanan, melakukan perkawinan dan masih banyak lagi. Mungkin, hanya cara yang agak berbeda, karena kecerdasan hewan sangat jauh lebih rendah dibandingkan kecerdasan otak manusia. Misalnya, kemampuan burung dalam membuat sangkar sejak dahulu sampai sekarang sama saja. Tetapi manusia terus berkembang, misalnya dulu manusia hanya tinggal di gua, kini mereka mampu membangun gedung tinggi.

Tapi, Allah Maha Adil karena memberikan fasilitas dan kemampuan kepada hewan untuk menunjang kemudahan hidupnya. Penelitian terhadap berbagai kelompok hewan dan perilakunya telah dilakukan menggunakan beragam peralatan modern serta canggih. Tim peneliti menemukan hal-hal baru seiring kemajuan sains dan teknologi. Penemuan tersebut memperlihatkan aktivitas hewan yang berkelompok, misalnya bermigrasi hingga mencari sumber makanan. Dan ternyata sebelum manusia modern mengetahui aktivitas-aktivitas hewan tersebut, Al Qur'an telah jauh lebih dulu menerangkannya. Sebagaimana diungkapkan dalam buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan.

Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَآ بَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا طٰٓئِرٍ يَّطِيْرُ بِجَنَاحَيْهِ اِلَّاۤ اُمَمٌ اَمْثَالُـكُمْ ۗ مَا فَرَّطْنَا فِى الْـكِتٰبِ مِنْ شَيْءٍ ثُمَّ اِلٰى رَبِّهِمْ يُحْشَرُوْنَ

"Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan." (QS. Al-An'am 6: Ayat 38)

Perpindahan hewan (migrasi) bisa dipicu oleh banyak hal. Misalnya burung yang bermigrasi disebabkan perubahan musim, karena itu mereka berpindah hanya untuk periode tertentu saja. Alasan hewan bermigrasi selengkapnya baca disini

Ada juga migrasi sebagai siklus kehidupan,misalnya anak ikan salmon yang berukuran tertentu akan bermigrasi dari hulu sungai ke laut untuk menjalani hidup dewasanya. Selanjutnya terungkap tentang kemampuan hewan melakukan komunikasi dengan berbagai cara yang unik. Misalnya binatang yang menggunakan feromon, suatu hormon yang mengeluarkan bau yang berasal dari kelenjar pada tubuhnya. Kemampuan ini misalnya dimiliki oleh tikus dan musang. Dan masih banyak cara berkomunikasi hewan yang belum bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Misalnya, dalam ayat Alquran dikisahkan tentang hewan semut yang berbicara kepada sesamanya.

Allah SWT berfirman:

وَحُشِرَ لِسُلَيْمٰنَ جُنُوْدُهٗ مِنَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ وَالطَّيْرِ فَهُمْ يُوْزَعُوْنَ

"Dan untuk Sulaiman dikumpulkan bala tentaranya dari jin, manusia dan burung, lalu mereka berbaris dengan tertib." (QS. An-Naml 27: Ayat 17)

حَتّٰۤى اِذَاۤ اَتَوْا عَلٰى وَادِ النَّمْلِ ۙ قَالَتْ نَمْلَةٌ يّٰۤاَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوْا مَسٰكِنَكُمْ ۚ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمٰنُ وَجُنُوْدُهٗ ۙ وَهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَ

"Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari." (QS. An-Naml 27: Ayat 18)

Dalam buku Tafsir Ilmi mengungkapkan bahwa ayat ini menggambarkan sistem komunikasi di antara semut yang mungkin menggunakan bahan bersifat kimiawi. Bila seekor hewan, mengeluarkan feromon, maka jenis lainnya akan menerimanya dengan cara mencium baunya atau menyentuhnya, dan bereaksi sesuai dengan maksud dikeluarkannya hormon tersebut.

Burung bermigrasi
ilustrasi burung bermigrasi


3. Sains dan Alquran Ungkap Lebah Sebagai Serangga yang Istimewa

Lebah mungkin salah satu hewan yang ditakuti oleh manusia. Konon, sengatan lebah bisa membuat bengkak dan rasa sakit pada bagian tubuh orang yang terkena sengatan. Namun serangga ini ternyata memiliki banyak keunggulan yang dianugerahkan Allah SWT. Hal tersebut tertulis di dalam Alquran Surah An Nahl Ayat 68–69, Allah berfirman: 

وَاَوْحٰى رَبُّكَ اِلَى النَّحْلِ اَنِ اتَّخِذِيْ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا وَّمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُوْنَ ۙ 

"Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,"(QS. An-Nahl 16: Ayat 68)

ثُمَّ كُلِيْ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسْلُكِيْ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۗ يَخْرُجُ مِنْۢ بُطُوْنِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ اَلْوَانُهٗ فِيْهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

"kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan, lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir." (QS. An-Nahl 16: Ayat 69)

Dalam 'Buku Pintar Sains Dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, dalam kitab suci Alquran terdapat satu surah bernama An Nahl yang berarti 'Lebah'. Ini cukup mengisyaratkan betapa lebah memiliki kedudukan yang istimewa dibanding hewan lain. Diantaranya, lebah mampu memproduksi makanan yang bergizi dan obat untuk berbagai penyakit yang dialami oleh manusia, yaitu madu dan propolis. Kata auha (mewahyukan) dalam ayat di atas berarti bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala telah menetapkan lebah dilengkapi insting, atau karakter alamiah yang membuatnya bertingkah laku seperti saat ini.

Menurut ilmu pengetahuan, setidaknya terdapat 12 ribu jenis lebah di bumi ini. Dan kurang lebih 600 jenis di antaranya hidup secara berkelompok (koloni), sementara sisanya hidup secara individual. Lebah memiliki sistem sosial yang detail dan solid, dan tidak mampu ditiru oleh komunitas sosial manusia atau binatangmana pun. Dalam sistem komunitas lebah, berdasarkan pengetahuan, mereka terbagi menjadi tiga kelompok yaitu ratu, pejantan, dan pekerja. Ratu bertugas untuk bertelur. Kelompok pejantan hidup sejahtera dan hanya bertugas untuk mengawini lebah ratu guna menghasilkan generasi lebah baru. Kelompok pekerja meeupakan lebah betina yang tidak subur (mandul), berbeda dengan lebah ratu yang subur. Kelompok lebah pekerja ini bertugas membuat sarang sebagai tempat menyimpan telur, merawat bayi-bayi lebah, mengumpulkan saripati bunga dan menyimpannya sebagai madu.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam kitab suci Alquran Surah Muhammad Ayat 15 Allah SWT berfirman:

مَثَلُ الْجَـنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗ فِيْهَاۤ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّآءٍ غَيْرِ اٰسِنٍ ۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗ وَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَآءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَآءَهُمْ

"Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?" (QS. Muhammad 47: Ayat 15)

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Penyembuhan bisa lewat tiga macam: bekam, minum madu, atau membakar dengan api. Dan aku melarang umatku membakar dengan api." (HR Bukhari)

Koloni lebah dalam sarang
ilustrasi koloni lebah dalam sarang

Baca juga Al Qur'an dan sains ungkap keistimewaan pohon kurma

4. Sains dan Alquran Ungkap Kehebatan Ikan Paus Hidup di Laut Lepas

Kepunyaan Allah lah segala apa yang di langit dan ada di bumi. Bumi terbagi menjadi dua bagian,yaitu daratan dan perairan. Allah SWT telah menciptakan mahluk yang hidup dan tinggal di daratan, juga hewan-hewan yang hidupnya di perairan seperti di sungai atau lautan. Salah satu hewan ciptaan Allah yang hidupnya di lautan dan memiliki keistimewaan yang disebutkan dalam Al Qur'an adalah ikan paus. Ikan ini memiliki ukuran tubuh yang besar dan tergolong mamalia atau hewan melahirkan. Ikan berukuran raksasa ini mampu menjelajahi lautan luas. Salah satu jenis paus langka dan dinanti kemunculannya oleh manusia ialah jenis paus biru. Jumlahnya lebih dari 150 ribu ekor di planet bumi ini sebagaimana telah diperkirakan oleh para ilmuwan. Itulah mengapa paus biru termasuk hewan yang dilindungi oleh lembaga internasional, dilarang diburu atau dibunuh.

Paus biru memiliki banyak keistimewaan. Seperti dikutip dari 'Buku Pintar Sains Dalam Alquran' karya Dr Nadiah Thayyarah, berat ikan paus biru sekira 130 ton dan panjangnya mencapai 35 meter. Jika dikalikan berat ikan paus biru ini dengan jumlah populasinya, hasilnya akan sangat besar. Bila dikonversi kedalam jumlah dagingnya, maka jika dibagikan kepada seluruh penduduk Bumi, setiap orangnya akan mendapatkan 4 kilogram daging. Tapi, ukurannya yang besar berbanding terbalik dengan ukuran janinnyademikian ukuran janinnya yang tidak lebih dari 1 sentimeter saja. Namun setelah dilahirkan, bisa mencapai 7 meter dan memiliki bobot seberat 2 ton. Kemampuan Ikan ini adalah dapat bertahan di dalam laut lebih dari 30 menit. Hal ini karena ikan paus memiliki struktur tubuh istimewa yang mampu menyimpan oksigen ke dalam otot-ototnya, darahnya, dan jaringan tubuhnya. Sementara paru-parunya hanya menyimpan 10 persen oksigen.

Ikan paus mampu menjelajah samudera yang berjarak sangat jauh. Dia mampu mengelilingi dunia dari utara ke selatan, ke Kutub Utara dan Selatan, dan kembali lagi ke Khatulistiwa. Padahal sebagaimana diketahui bahwa terdapat perbedaan suhu yang sangat besar antara daerah Kutub dan Khatulistiwa. Kemampuan ikan paus tersebut adalah karena dia memiliki lapisan lemak yang mampu melindunginya dari suhu dingin seperti di kutub. Menurut para ilmuwan, ketebalan lapisan lemak tersebut mencapai 1 meter. Selanjutnya, ketika ikan paus pergi ke daerah Khatulistiwa yang hangat, lapisan lemak itu akan menipis hingga ketebalannya tinggal separuhnya saja atau kurang lebih 0,5 meter. 

Keistimewaan ikan paus ini menjadi salah satu tanda kebesaran Allah Subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana tertulis dalam kitab suci Alquran, Allah Ta'ala berfirman:

وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

"Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di Bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir." (QS Al Jatsiyah: 13)

Paus biru
ilustrasi paus biru


5. Ini Penjelasan Alquran dan Sains Soal Simbiosis dalam Kehidupan Hewan

Hewan memiliki perilaku simbiosis (timbal balik) dengan makhluk lain dalam kehidupannya. Hubungan simbiosis ini bisa menguntungkan kedua belah pihak, adapula yang tidak. Misalnya antara lebah dan bunga termasuk simbiosis mutualisme (keduanya diuntungkan), dimana lebah mendapatkan saripati bunga sebagai makanan, dan kehadiran lebah tersebut membantu proses penyerbukan pada bunga. Berbeda dengan ulat dan pohon yang termasuk jenis simbiosis parasitisme, yaitu ulat memakan daun, sedangkan akibatnya daun menjadi rusak. Ulat diuntungkan, sebaliknya tanaman dirugikan. Ulat menjadi hama untuk tanaman yang dihinggapinya (parasit).

Simbiosis yang dicetuskan oleh sains bternyata sudah lama dijelaskan di kitab suci Alquran. Dalam kajian Islami, simbiosis merujuk Surah Taha Ayat 50.

Allah SWT berfirman:

قَالَ رَبُّنَا الَّذِيْۤ اَعْطٰـى كُلَّ شَيْءٍ خَلْقَهٗ ثُمَّ هَدٰى

"Dia (Musa) menjawab, Tuhan kami ialah (Tuhan) yang telah memberikan bentuk kejadian kepada segala sesuatu, kemudian memberinya petunjuk." (QS. Ta-Ha 20: Ayat 50)

Berdasarkan Buku Tafsir Ilmi Mengenai Hewan dalam Perspektif Alquran dan Sains (2012), dijelaskan bahwa ayat tersebut menunjukkan Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan akal, naluri, serta kodrat alamiah kepada semua makhluk, termasuk hewan, untuk melangsungkan kehidupannya. Salah satu naluri yang dimilikinya ialah untuk bekerja sama di antara sejenisnya, baik yang menguntungkan kedua belah pihak maupun salah satunya.

Simbiosis terbagi menjadi dua macam yakni di luar tubuh (ectosymbiosis) dan di dalam tubuh (endosymbiosis). Simbiosis di luar tubuh dicontohkan oleh kerja sama antara hewan kepik pada penyebaran benih tumbuhan dan simbiosis di dalam tubuh seperti jasad renik di dalam saluran pencernaan sapi. Berkenaan dengan simbiosis, Allah Subhanahu wa ta'ala membimbing mereka untuk melakukan hubungan dan memberikan perilaku khas seperti dinyatakan dalam Surah Taha Ayat 50 sebelumnya.

Simbiosis mutualisme lebah dan bunga
ilustrasi simbiosis mutualisme lebah dan bunga

Kesimpulan

Dari keterangan diatas, akhirnya dapat membuktikan kebenaran Al-Quran sebagai firman Allah. Sehingga Al Qur'an bisa dijadikan pegangan serta pedoman untuk kehidupan. Misalnya dalam segi ilmu pengetahuan alam, fisika, biologi, sains, astronomi dan lain-lain. Para peneliti hewan di zaman modern banyak menemukan keajaiban pada penciptaan hewan. Misalnya lebah, ikan paus, burung dan masih banyak lagi. Karena penelitian ilmiah akan terus berlanjut sampai akhir zaman, maka hal tersebut akan terus menjadi pembuktian terhadap kebenaran-kebenaran kandungan isi Kitab Suci Alquran. Itulah mengapa dalam beberapa ayat Allah SWT menyinggung para ilmuwan yang masih belum beriman terhadap ajaran Islam dengan kalimat "Apakah kalian tidak berfikir? " Wallohu a'lam! Semoga bermanfaat! 

Tidak ada komentar untuk "Kehidupan Istimewa Hewan Dijelaskan dalam Alquran Dibenarkan oleh Sains"