12 Tips Merawat Burung di Musim Hujan

12 Tips Merawat Burung di Musim Hujan


Pemeliharaan burung kicauan di musim hujan perlu trik khusus supaya burung tetap sehat. Perubahan cuaca memang sudah sangat umum terjadi di Indonesia. Bagi pemilik burung lomba tentunya perlu tetap menjaga kondisi burung supaya tidak sakit. Karena keberadaan sinar matahari sangat penting untuk menjaga suhu tubuh burung, dan tentunya karena musim hujan suhu udara menjadi dingin. Karena itu, perlu teknik dan trik tambahan supaya burung kesayangan kita tetap sehat dalam segala kondisi cuaca. Dan tetap mau berbunyi dengan baik setiap hari. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan di musim hujan dan cuaca dingin. 

1. Tambahkan Ekstrafood

ilustrasi ulat Hongkong

Apapun jenis burung, entah itu burung kacer, murai batu, lovebird, kenari, pleci, dan burung lainnya, tentunya butuh sinar matahari untuk menjaga suhu tubuh dan kesehatannya (penjemuran). Akan tetapi untuk merawat burung pada saat musim hujan, harus merubah pola perawatan agar burung tetap aktif dan rajin berkicau. Salah satunya dengan menambahkan makanan lebih (extrafooding). 

Berilah tambahan pakan seperti kroto lebih banyak dari sebelumnya, sekitar 1-3 ekor. Selain itu, berikan pakan tambahan seperti ulat hongkong sebanyak 5–10 ekor. Manfaat pemberian extrafood adalah karena pakan dari ulat hongkong dan kroto dapat memberikan rasa hangat pada burung, selain itu dapat membuat kualitas suara burung menjadi terjaga. 

Notes: pemberian pakan ulat hongkong jangat berlebihan, karena bisa membuat burung menjadi over birahi yang ditandai dengan burung menjadi terlalu galak, dan sering menabrak sangkar ketika melihat burung lainnya.

2. Jangan Memandikan Burung Terlalu Basah

Memandikan burung sangat penting dilakukan. Tapi khusus di musim hujan atau cuaca dingin, maka sebaiknya perlu pertimbangan dalam memandikan burung. Misalnya, ketika matahari mulai muncul burung bisa di mandikan, namun jangan sampai basah kuyup. Karena di khawatirkan bulu burung tidak kering oleh hangatnya sinar matahari. Jika anda memandikan burung di musim hujan menggunakan keramba, maka sebaiknya airnya sedikit saja, agar burung tidak terlalu basah kuyup bulunya.

3. Sangkar Burung di Krodong

Salah satu kegunaan krodong adalah untuk menjaga suhu didalam sangkar burung tetap hangat. Karena pada musim hujan udara terasa amat dingin. Bila tidak diantisipasi dengan memakai krodong, maka dikhawatirkan burung akan kedinginan lalu sakit. Jangan lupa untuk meletakkan sangkar burung di tempat yang tidak terkena cipratan air hujan. Tempatkanlah burung di lokasi yang suhunya hangat, misalnya dekat dapur atau di ruangan yang dipasangi alat penghangat ruangan. 

4. Mandi dan Jemur

Untuk burung lomba, tentunya penjemuran merupakan hal yang harus dilakukan, jadi sebisa mungkin ketika hujan reda dan matahari muncul, maka burung tetap di jemur walaupun sebentar. Akan lebih baik, ketika ada sinar matahari burung di mandikan terlebih dahulu dan di jemur. Hal ini penting dilakukan supaya burung tidak stress. Karena salah satu manfaat menjemur burung adalah karena hangatnya sinar matahari bisa membuat rileks bagian saraf-saraf burung. Dan memicu munculnya hormon yang bisa merilekskan psikologis burung. Sehingga bisa terhindar dari stress. 

5. Menjaga Kebersihan Sangkar

Pada musim dingin suhu lingkungan menjadi dingin, dan tentunya kotoran burung akan lebih mudah berjamur. Hal tersebut bila dibiarkan akan berakibat tidak baik untuk kesehatan burung. Jadi pastikan kotoran atau sisa pakan burung yang tercampur dengan kotoran burung di bersihkan dan jangan biarkan hingga berjamur. Dalam tahap ini perlu perhatian ekstra. Karena kotoran yang basah biasanya membuat aroma yang bau. Bau ini bisa membuat burung menjadi tidak nyaman, bahkan bisa membuatnya menjadi stress. Untuk menghindari hal tersebut, tetap jaga kebersihan sekitar sangkar burung. 

6. Memberi Multivitamin atau Suplemen

Vitamin C dan B complex untuk burung

Salah satu penyakit yang muncul di musim hujan pada burung adalah penyakit serak dan burung menjadi malas untuk bunyi. Jika burung sudah terlanjur serak dan malas bunyi, maka tinggal beli saja produk vitamin untuk mengatasi hal tersebut dan berikan pada burung yang sedang serak. Selain itu, pemberian vitamin juga bisa meningkatkan ketahanan tubuh burung agar tidak mudah sakit karena perubahan cuaca atau karena virus. Berikut ini adalah beberapa vitamin yang bisa diberikan kepada burung kicauan, yaitu: 

Vitamin C

Vitamin C dapat membantu dalam meningkatkan daya tahan tubuh burung secara alami (antioksidan). Kemampuan daya tahan tubuh sangat penting mengingat selama musim hujan hawa yang dingin berpotensi menyebabkan burung mudah terserang berbagai macam jenis penyakit, seperti pilek, demam atau hypothermia.

Probiotik

Probiotik sebenarnya tidak termasuk dalam jenis vitamin namun dapat diberikan kepada burung sebagai salah satu suplemen. Fungsinya adalah untuk menjaga kesehatan tubuh burung selama menghadapi musim hujan. Supaya kondisi cuaca dan keadaan lingkungan yang tidak menentu tidak membuat burung mudah sakit. Probiotik merupakan bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga cocok menjadi salah satu suplemen untuk burung yang bisa diberikan ketika musim hujan.

Ekor Cicak

Pemberianekor cicak kepada burung dalam beberapa jenis tertentu dapat memunculkan efek menghangatkan tubuh burung. Sehingga burung tidak mudah sakit ketika suhu udara disekelilingnya dingin pada saat musim hujan. 

Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme dan proses kimiawi di dalam tubuh sehingga kondisi kesehatannya dapat terjaga dengan baik. Meskipun pada saat musim hujan, dimana penyakit burung sangat mudah terjadi. 

Notes: Vitamin C dan vitamin B kompleks dapat diberikan ke burung dalam satu paket yang saat ini sudah tersedia di toko khusus peternakan atau toko burung.

Buah buahan

Buah-buahan merupakan jenis makanan yang memiliki kandungan vitamin tinggi. Buah buahan tersebut dapat menjadi salah satu makanan tambahan yang akan mendukung kondisi daya tahan tubuh burung semakin kuat ketika menghadapi musim hujan.

7. Memberi Minuman yang Menghangatkan

Sesekali burung di berikan minuman yang menghangatkan badan, misalnya air putih hangat. Agar ketika burung meminumnya burung merasakan tubuhnya menjadi hangat. Atau anda juga bisa memberikan ramuan minuman khusus yang bisa menghangatkan tubuh burung seperti air jahe atau kencur. 

8. Batasi Pemberian Voer

Perlu diketahui oleh pemelihara burung, bahwa pakan voer pada saat musim hujan akan mudah untuk berjemur dalam waktu beberapa jam ssaja Karena itu, anda bisa mengurangi pakan voer dan memberikan pakan serangga lebih banyak, atau anda juga bisa memberikan pakan voer sedikit demi sedikit dan jika voer tidak habis dalam waktu beberapa jam atau sampai lembab voernya, maka ganti dengan yang baru.

9. Segera Keringkan Bulu Burung

Jika burung sudah terlanjur kehujanan dan bulunya basah, maka bulunya segera di keringkan dengan menggunakan handuk atau hair dryer. Namun, untuk menggunakan Hair Dryer, sebaiknya digunakan ketika burung terlihat menggigil, dan bulunya yang basah agar cepat kering kembali dan tubuhnya segera hangat. Perlu kehati-hatian juga dalam mengarahkan hair dryer. Arahkan pada bagian tubuh burung saja. Jangan terlalu diarahkan ke bagian wajah burung. Karena bisa membahayakan mata dan pernafasan burung. 

10. Menjemur Burung Saat Tidak Hujan

Sinar matahari pagi mengandung infra merah yang bermanfaat untuk membentuk hormon testosteron yang dibutuhkan burung jantan , serta hormon estrogen dan progesteron bagi burung berkelamin betina . Hormon - hormon tersebut digunakan untuk mengatur birahi , organ reproduksi , dan menjadikan burung rajin berkicau. Selain itu, cahaya matahari pagi mengandung ultraviolet yang bertugas untuk mengekstrak provitamin D menjadi vitamin D3. Adapun vitamin D 3 sendiri berfungsi untuk pembentukan struktur tulang, daya tahan tubuh, dan organ penting lainnya.

Dengan adanya sinar matahari , penyerapan sari makanan ke dalam tubuh bekerja lebih baik dan metabolisme dalam tubuh burung menjadi lebih optimal. Menariknya lagi, sinar matahari mampu membunuh kurang lebih 85 persen virus yang sering menginfeksi burung. Karena itu, disarankan meskipun cahaya matahari pada musim hujan tidak bisa diprediksi kemunculannya. Usahakan saat ada cahaya matahari dan kondisi sedang tidak hujan untuk menjemur burung diluar rumah. 

Baca juga Manfaat penting menjemur burung pagi hari

11. Menggunakan Lampu Ultraviolet (UV)

Sinar matahari mengeluarkan panas yang bisa menghangatkan tubuh burung. Itu artinya, burung hanya membutuhkan suhu hangat. Bila memang tidak memungkinkan untuk menjemur burung dikarenakan musim hujan, maka bisa menggunakan alternatif lain, misalnya alat yang dapat mengeluarkan energi panas atau hangat, misalnya lampu ultraviolet. Lampu ultraviolet (UV ) atau lampu full spektrum mempunyai komposisi yang hampir sama dengan sinar matahari . Maksudnya tingkat kehangatan yang diberikan sinar matahari bisa digantikan dengan lampu ultraviolet. Meskipun hanya sekadar hangat dan tidak mendapat vitamin D, setidaknya burung masih merasa hangat di musim hujan yang dingin.

Penggunaan lampu ultraviolet tidak disarankan dalam jangka waktu yang lama. Sebab, efeknya bisa membuat bulu burung terbakar karena kepanasan. Oleh karena itu, jemur burung di bawah lampu ultraviolet selama kurang dari 5 jam. Ini sudah cukup membuat kondisi tubuh burung selalu sehat dan tidak menjadikannya agresif .

12. Dimandikan Air Hangat

Air hangat juga bisa digunakan untuk terapi burung di musim hujan, juga sebagai cara membersihkan burung di musim hujan. Namun, cara ini harus lebih berhati-hati karena bila airnya terlalu panas bisa membahayakan nyawa burung. Karena itu, sebaiknya memandikan burung dengan cara dipegang dan dielus- elus saja. Dengan begitu, kita bisa tahu kadar panas air tersebut, dan bisa menambahkan air dingin bila terlalu panas. Perlu diperhatikan, air hangat tersebut jangan langsung disiramkan ke burung , tapi burung dicelup ke air hangat sebentar kemudian diusap -usap bulunya. Atau anda bisa mengucurkan air hangat dari jemari anda sedikit demi sedikit lalu mengusapnya secara perlahan penuh perasaan.

Kesimpulan

Tetap berusaha memberikan perawatan yang terbaik untuk burung kesayangan anda meskipun pada musim hujan. Yaitu dengan melakukan beberapa trik seperti mengurangi volume air dalam bak keramba, menambah porsi extra fooding. Dengan penambahan porsi extra fooding secara tepat, kondisi burung tetap panas sehingga kualitas suaranya tetap terjaga dengan baik, tanpa menimbulkan efek samping yang negatif. Menyiasati waktu penjemuran. Jika burung telanjur serak gunakan saja antibiotik saluran pernafasan atas seperti BirdTwitter misalnya. Kalau burung serak karena ada kotoran atau lendir tetapi burung dalam kondisi sehat, dalam artian tidak ada infeksi, anda bisa mencoba meletakkan sebutir pagoda pastiles atau sejenisnya ke dalam minuman burung. Sifat menthol dalam pagoda berfungsi sebagai ekspektoran lendir. Selanjutnya, anda harus melakukan pengerodongan sangkar burung bila suhu udara sudah terasa dingin Semoga bermanfaat! 

Baca juga Masteran suara burung juara

Tidak ada komentar untuk "12 Tips Merawat Burung di Musim Hujan"