--> Skip to main content

8 Penyakit lovebird, ciri-ciri, cara mengobati dengan bahan alami

8 Penyakit lovebird, ciri-ciri, cara mengobati dengan bahan alami

     Memiliki burung peliharaan yang bagus suaranya dan indah bulunya, merupakan keinginan para pehobi burung. Tentunya setiap pemilik ingin burungnya selalu dalam kondisi fit selama hidupnya. Tapi, tidak bisa dipungkiri juga bahwa burung bisa saja terkena penyakit kapanpun dan dimanapun. Oleh sebab itu, siapapun pemilik burung harus mempunyai pengetahuan tentang penyakit yang biasanya dialami oleh burung kicauan khususnya lovebird. Diantaranya, mengetahui ciri-ciri burung yang sakit, menganalisa jenis penyakitnya, serta cara mengobatinya. Selanjutnya, pemelihara burung juga harus tahu penyebab-penyebab penyakit serta cara yang harus dilakukan supaya burung lovebird kuat dan tahan dari penyakit tersebut. Tenang saja kawan-kawan, artikel ini kami akan menjelaskan seputar penyakit yang biasa diderita oleh lovebird, serta cara merawatnya agar cepat sembuh, dan tindakan yang harus dilakukan supaya burung kebal terhadap penyakit apapun. Selamat membaca!

Ciri fisik lovebird yang sakit
ilustrasi lovebird yang sakit

Ciri-ciri fisik lovebird sedang sakit

     Bila anda menjumpai burung lovebird pada fisiknya terdapat tanda-tanda seperti dibawah ini, maka jangan dibiarkan. Anda harus memberikan penanganan (perawatan) secepatnya. Karena dapat dipastikan bahwa lovebird tersebut sedang mengalami gejala penyakit. Karena itu, demi menjaga kondisinya agar tetap sehat, anda setiap hari wajib melihat-lihat seluruh bagian tubuhnya. Jadi, bilamana terdapat sesuatu yang tidak wajar pada bagian tubuh manapun, anda bisa segera tahu dan kemudian memberikan pengobatan. Adapun kondisi fisik yang menandakan burung sedang sakit adalah sebagai berikut :

1. Mata lovebird mengeluarkan cairan

     Ciri lovebird yang sakit yang pertama bisa dilihat pada bagian mata lovebird tidak cerah dan segar. Malah, tampak seperti ada cairan (mirip menangis). Bola mata tampak agak menonjol dan sayu. Kondisi ini menunjukkan bahwa lovebird sedang sakit. Dan biasanya disebabkan oleh bakteri atau virus yang berasal dari udara, lingkungan atau tertular dari hewan lain. Cara menanganinya adalah sementara karantina burung yang sakit tersebut, jangan disatukan dengan yang lain. Bersihkan kandang serta tempat makan dan minumnya. Lalu bersihkan pula bagian luar mata menggunakan kapas atau tisu yang sudah dibasahi dengan air hangat. Berilah obat untuk pereda sakit. Anda bisa membelinya di petshop atau toko pakan hewan.

2. Lubang hidung lovebird mengeluarkan cairan ingus

     Bila anda menjumpai burung lovebird peliharaan sering membuka paruhnya, maka segera harus diperiksa. Karena biasanya perilaku tersebut disebabkan dia agak kesulitan untuk bernafas. Penyebabnya adalah karena lubang hidungnya mampet oleh cairan atau ingus. kondisi tersebut mengindikasikan bahwa si lovebird sedang sakit flu/pilek. Untuk itu, anda harus segera mengobatinya. Karena bila dibiarkan tentu saja akan mengganggu kemampuannya berkicau. Sehingga dia malas berbunyi karena kesulitan bernafas. Cara menanggulangi adalah sementara pisahkan dari burung yang lain. Karena penyakit flu biasanya menular. Jauhkan dari keramaian supaya lovebird bisa beristirahat. Berikan obat flu untuk burung, kemudian simpan di tempat yang hangat. Jangan disimpan di tempat yang suhunya dingin atau lembab karena bisa memperparah penyakitnya.

3. Lovebird tidur dengan kepala menghadap sayap/menekuk

     Hal ini biasanya dilakukan burung lovebird sebagai efek sakit kepala atau pusing akibat sedang mengalami flu. Jika burung peliharaan anda memperlihatkan perilaku seperti ini, maka segera tempatkan pada tempat yang hangat, sambil kandangnya dikerodong setengah saja. Supaya lovebird tidak kedinginan. Berikan pula obat atau ramuan herbai alami yang memiliki kandungan dan khasiat untuk mengobati burung yang sakit. Misalnya ramuan jahe.

4. Mencabuti bulu-bulunya sendiri

     Lovebird yang mencabuti bulunya sendiri bisa disebabkan beberapa hal, yaitu : sedang stress, sedang mabung, atau gatal-gatal karena ada kutu yang menempel pada bulunya. Jangan anggap remeh keadaan seperti ini. Karena bila dibiarkan, bulu-bulu lovebird bisa jadi gundul, dan kulitnya terluka. Dan ini akan memperparah stress nya. Untuk mengobatinya adalah dengan memandikan lovebird menggunakan air seduhan daun sirih. Khasiat ramuan ini adalah bisa menghilangkan kutu yang ada di bulu burung. Semprot pula kandang burung menggunakan air rebusan daun sirih tersebut supaya kutunya hilang. Serta hindarkan burung dari hal-hal yang bisa membuatnya stress.

5. Sayap dan bulu Lovebird tampak kusut

     Ciri fisik lovebird yang sakit adalah tampak pada sayap dan bulunya yang kusut, lunglai dan tidak mengkilap. Biasanya keadaan ini disebabkan kesehatan psikis nya terganggu, stress atau depresi. Penyebabnya bisa jadi karena menu makanan yang tidak cocok, tidak punya pasangan dan lain-lain.

6. Sendi lovebird bengkak

     Memang tidak terlihat jelas banget bila sendi lovebird bengkak. Tapi, bisa dilihat dari perilakunya yang agak pendiam. Bila biasanya burung anda terlihat aktif dan lincah, kemudian tiba-tiba menjadi pendiam. Bisa jadi dia sedang sakit pada persendian. Karena itu, sebaiknya anda teliti pada bagian sendi lutut, jari kaki, paha, sayap atau persendian lainnya. Bila terlihat atau terasa struktur nya tidak normal, maka segeralah lakukan perawatan. Misalnya dengan mengompres bagian yang sakit menggunakan air hangat.

7. Perubahan kulit (infeksi)

     Ciri-ciri ini biasanya terjadi di sekitar mata, dan tubuh lovebird. Ditandai munculnya kutil atau benjolan yang tidak biasa pada permukaan kulit. Penyebabnya adalah bisa dari serangan virus, bakteri, atau makanan dan minuman yang tidak higienis. Untuk mengatasinya adalah dengan cara membersihkan kandang menggunakan ramuan pembasmi kutu. Lalu memandikan burung memakai air rebusan daun sirih, serta mengganti menu pakan atau minuman dengan yang bersih.

8. Tonjolan di dada lovebird

     Secara struktur bentuk tubuh lovebird yang sehat adalah tampak oval dan rata tidak ada tonjolan. Jadi, bila tampak bagian dada lovebird agak menonjol tidak seperti umumnya, maka itu adalah pertanda dia sedang sakit.

9. Kotorannya cair

     Ciri lovebird sakit berikutnya bisa diketahui dari bentuk kotoran (feses) yang encer. Terkadang juga baunya menyengat. Ini adalah gejala bahwa lovebird sedang sakit diare. Penyebabnya bisa karena makanan dan minuman, atau faktor suhu udara yang dingin. Cara mengobatinya bisa dengan memberikan jamu herbal yang mengandung jahe atau bahan alami lainnya. Supaya suhu tubuhnya menjadi hangat dan stamina burung kembali membaik.

10. Kurang nafsu makan

     Lovebird yang sedang kurang fit atau sakit biasanya dapat diketahui juga dari menurunnya nafsu makan. Maka, bila kicaumania melihat wadah pakan masih penuh, bisa jadi burung yang anda pelihara tidak memakannya, karena malas/tak nafsu makan. Penyebabnya bisa karena stress atau menunya tidak cocok. Cara mengobatinya adalah dengan memberikan obat atau jamu yang bisa meningkatkan nafsu makan. Waspadai juga mungkin cara perawatan anda tidak cocok karena lovebird belum adaptasi dengan pemilik baru atau lingkungan baru.

11. Lovebird sempoyongan

     Pemilik lovebird sebaiknya mewaspadai bila melihat peliharaannya sering diam di lantai kandang, dan jarang berdiri di tenggeran. Bisa jadi itu adalah pertanda bahwa dia sedang sakit. Karena itu, cobalah ambil burung tersebut, kemudian diamkan di tenggeran. Bila cengkeraman nya kurang kuat, bahkan sempoyongan, maka dipastikan burung tersebut sedang sakit. Penyebabnya adalah bisa dari cuaca atau stress. Segeralah beri pengobatan agar sakitnya tidak menjadi parah.

12. Lovebird banyak minum

     Jika lovebird terlihat sering kali minum bahkan berlebihan, tidak normal seperti biasanya, maka itu adalah ciri bahwa dia sedang sakit. Biasanya sakitnya adalah di sekitar pencernaan atau karena stress. Untuk mengatasinya adalah pindahkan lovebird ke tempat yang nyaman dan jauh dari gangguan hewan lain. Kemudian berikan makanan kesukaannya. Beri juga obat atau vitamin yang bisa meningkatkan stamina kesehatan lovebird.

Penyakit-penyakit umum yang biasa dialami lovebird peliharaan

     Setelah mengetahui ciri-ciri fisik atau gejala dari lovebird yang sedang sakit, maka sebaiknya anda juga harus mengetahui nama-nama penyakit yang umumnya diderita oleh lovebird. Sehingga, anda sebagai pemelihara burung bisa melakukan penanganan yang benar untuk mengobati lovebird agar cepat sembuh. Karena, jika melakukan penanganan yang salah, bukan kesembuhan yang didapat, tetapi malah bisa membuat sakitnya semakin parah. Berikut ini adalah nama-nama dan jenis penyakit yang biasa dialami oleh burung jenis lovebird :

1. Penyakit mata atau snot

     Penyakit ini biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri. Cirinya yaitu, mata lovebird mengeluarkan cairan. Awalnya, hanya sebelah mata yang terkena snot. Tapi, bila dibiarkan akan menginfeksi kedua belah matanya. Dan lebih parahnya bisa mengakibatkan kematian.

2. Gangguan pernapasan, pilek atau flu

     Penyakit ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang berasal dari pakan buah-buahan atau sayuran. Karena itu, sebelum memberikan pakan tersebut kepada lovebird, cuci terlebih dahulu menggunakan air bersih yang mengalir. Burung yang mengalami sakit pada saluran pernapasan bisa diketahui dari cara bernafasnya yang sering membuka paruh. Karena lubang hidungnya tertutup oleh cairan ingus.

3. Penyakit kutu

     Biasanya penyakit ini dialami oleh burung lovebird yang tidak rutin dimandikan oleh pemiliknya. Juga, kandang burung yang jarang dibersihkan dengan benar. Karena, kutu-kutu yang sering hinggap di tubuh lovebird adalah berasal dari kotoran yang ada pada sangkar dan tidak dibersihkan. Lovebird yang ada kutunya akan terlihat selalu gelisah, mematuk matuk bulunya, dan sering terbang tak jelas dalam kandang. Cara menanganinya adalah dengan menggunakan air rebusan daun sirih yang dimandikan ke tubuh burung, juga disemprotkan ke sekitar area kandang burung.

4. Penyakit bubul

     Penyakit ini menyerang bagian kulit dan kaki burung. Cirinya adalah kulit kaki tampak bersisik dan kuku kaki tampak memanjang. Penyebabnya adalah bakteri yang berasal dari kandang yang kotor jarang dibersihkan. Untuk mengobatinya adalah dengan memberikan obat merah, betadin atau obat antiseptik untuk membasmi bakteri yang menginfeksi lovebird. Karena itu, jagalah selalu kebersihan kandang burung agar tidak menjadi tempat bersarang bakteri atau kuman yang bisa menjadi sumber penyakit pada burung.

5. Penyakit cacar

     Penyakit cacar ada dua jenis, yaitu cacar basah dan cacar kering. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri atau virus yang berasal dari hewan lain seperti nyamuk, lalat dan lain-lain. Atau virus ini juga bisa berasal dari kandang burung yang kotor. Penyakit cacar menyerang lapisan kulit. Untuk mengobatinya adalah dengan memberikan obat yang bisa dibeli di toko burung. Jauhkan pula burung kesayangan dari burung atau hewan lain yang mengidap sakit cacar agar tidak tertular.

6. Penyakit nyilet

     Penyakit nyilet adalah istilah untuk kondisi tubuh burung yang kurus dan tulang dadanya tampak menonjol karena tidak berdaging. Penyakit ini bisa disebabkan kurang gizi, atau ada masalah pada saluran pencernaan, disebabkan bakteri, virus atau cacing yang tinggal di saluran pencernaan burung. Cara mengobatinya adalah dengan memberikan obat cacing serta memberikan pakan yang bergizi, ditambah vitamin.

7. Penyakit tetelo

     Penyakit Tetelo adalah penyakit yang menyerang sistem saraf burung. Biasanya, ciri-ciri Lovebird yang terkena penyakit Tetelo yakni sering menggeleng-gelengkan kepala seperti terkena stroke. Cara penyembuhan dan penanganan, yaitu dengan menghentikan proses memandikan dan penjemuran Lovebird. Kalau mau menjemur Lovebird, sebaiknya dilakukan sekitar 1 jam saja pada pagi hari. Tempatkan Lovebird di tempat minim suara dalam keadaan dikerodong (setengah) agar tidak terkena terpaan angin secara langsung. Memberikan makanan bergizi dan vitamin setiap hari serta obat khusus saraf yang dijual di toko burung terdekat.

8. Penyakit kaki lemas

     Sebagian orang pasti pernah menjumpai kaki Lovebird yang tiba-tiba lemas, sehingga tak mampu bertengger di atas pijakan. Lovebird yang kakinya lemas, lebih sering terdiam di lantai sangkar dan intensitas kicauannya berkurang. Cara penyembuhan dan penanganan, yaitu, Lovebird dipisahkan dengan jenis burung yang lain. Lalu, mengompres kaki Lovebird menggunakan air hangat, kemudian dilanjutkan dengan mengurut kaki Lovebird menggunakan minyak Tawon. Pengobatan ini bisa Anda lakukan dua kali sehari. Oh ya, jangan lupa untuk melepas tangkringan Lovebird selama proses penyembuhan.

Lovebird sakit lemas kakinya
ilustrasi lovebird sakit lemas kakinya


Waspadai bila lovebird sering gigit jari kaki dan kuku

     Penyakit yang tidak bisa dianggap enteng lainnya adalah lovebird terlihat sering menggigit jari atau kukunya. Penyebab lovebird gigit kaki dan kuku itu beragam, tergantung perawatan yang dilakukan oleh pemiliknya, entah itu di sengaja atau tidak.

  • Lovebird terlalu lama dirawat sendiri, sehingga lovebird berubah menjadi stress
  • Adanya bakteri atau jamur pada kaki lovebird
  • Adanya luka pada kaki burung
  • Lovebird dalam keadaan over birahi, sehingga memicu untuk menggigit kakinya

1. Lovebird bosan dan stress

     Lovebird merupakan jenis burung yang biasa hidup secara berkelompok, dan ketika di pelihara di rumah sendirian terlalu lama, maka akan membuat burung akan bosan hingga stress. Ketika stress terjadi, biasanya burung akan berperilaku seperti sering gigit jari kaki, gesek tangkringan, cabut bulu, menabrak-nabrak kandang dan lain sebagainya. Untuk mengatasinya cukup mudah, tinggal berikan pasangan atau teman, nantinya burung akan pulih kembali.

2. Kaki lovebird infeksi

     Adanya infeksi atau luka pada kaki burung bisa membuat burung itu sendiri merasa gatal dan ingin menggaruknya karena tidak merasa nyaman. Karena ketika kaki lovebird terdapat luka, maka bisa membuat bakteri, kuman dan jamur bersarang pada luka tersebut dan efeknya yang di rasakan lovebird gatal. Untuk mengatasinya, gunakan salep khusus untuk burung untuk menyembuhkan kaki burung yang luka tersebut.

3. Over birahi

     Over birahi memang dapat berdampak kurang baik pada lovebird, seperti lovebird sering buang makanan, banyak tingkah, naik turun tangkringan, cabut bulu sendiri, termasuk sering gigit kaki sendiri. Untuk menghilangkan perilaku tersebut tentunya burung perlu di stabilkan birahinya terlebih dahulu.

Kesimpulan

     Untuk memiliki burung peliharaan yang sehat, bulu-bulunya indah dan suaranya bagus perlu perawatan yang seksama. Selalu perhatikan kondisi burung setiap hari. Jagalah kebersihan kandang burung demi menghilangkan kuman atau bakteri yang bisa menjadi penyebab burung menjadi sakit. Jangan biarkan burung lovebird sendiri, karena bisa menyebabkan dia menjadi stress. Bila melihat gejala-gejala yang aneh pada perilaku burung, maka periksa segera. Karena dikhawatirkan burung sedang mengalami sakit. Berikan secara rutin, vitamin atau ramuan herbai yang bisa membantu meningkatkan stamina kesehatan lovebird. Semoga bermanfaat! 

Berikut ini adalah video dari youtube yang memperlihatkan cara mengobati lovebird yang sakit  :

 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar