Ciri Fisik Lovebird Calon Juara Ngekek Panjang

Ciri Fisik Lovebird Calon Juara Ngekek Panjang

Ciri Fisik Lovebird Calon Juara Ngekek Panjang
ilustrasi lovebird juara


Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang memiliki karakter suara yang indah. Yang menjadi daya tarik adalah suatu kicauannya yang bisa ngekek panjang. Untuk burung lovebird yang ngekek panjang bisa dijual dengan harga mencapai puluhan juta rupiah seekor. Tapi, lovebird yang kualitas kicaunya biasa saja, hanya sekitar puluhan ribu sampai ratusan ribu saja per ekornya. Lovebird juga memiliki warna bulu yang indah. Itulah alasan para pehobi burung banyak yang tertarik untuk memelihara lovebird dirumah. Ngekek pada lovebird bisa disebabkan perawatan yang baik dari pemelihara, atau juga berasal dari kualitas induknya yang memiliki kicauan terbaik (burung juara).

Tapi, bila kita mengadopsi anak burung yang indukannya juara, biasanya harganya pun mahal. Tapi, tenang saja, karena anda bisa mendapatkan burung yang bagus dengan harga murah di tempat penjualan hewan. Tapi, jangan sembarangan mengadopsi burung, sebelumnya anda harus melihat kondisi fisik burung. Artikel ini akan memberikan tips mendapatkan burung yang memiliki prospek juara dan suaranya ngekek panjang dilihat dari tubuh burung. Yuk! Disimak dengan baik supaya pengetahuan anda bertambah tentang dunia hewan khususnya burung lovebird. 

1. Kepala

Bagian pertama yang harus diperhatikan ketika ingin mengadopsi lovebird dari ombyokan adalah kepalanya. Lovebird yang berpotensi besar akan memiliki kicauan yang bagus setelah dewasa adalah yang kepalanya besar, bagian depan pipih atau rata, sementara bagian kepala belakang bulat.

2. Paruh

Bagian fisik berikutnya yang menjadi ciri seekor lovebird sebagai bahan untuk menjadi jawara ngekek adalah memiliki paruh yang kokoh, panjang, besar, kuat, dan mancung ke depan.

3. Mata

Bagian fisik berikutnya yang perlu anda perhatikan dengan jeli adalah mata. Anakan lovebird yang kemungkinan besar setelah besar akan mempunyai kicauan yang panjang, biasanya sorotan matanya tajam, cerah, dan tidak sayu. Serta pada bagian klepnya atau kacamata terlihat tebal.

4. Leher

Bagian leher merupakan yang terpenting untuk dicek dengan teliti. Sebab, leher adalah bagian tubuh tempat keluar masuknya udara yang mengakibatkan bunyi kicauan burung. Leher lovebird yang ngekek panjang biasanya cenderung lebih panjang dan gempal.

5. Dada

Dada merupakan bagian tubuh tempat penyimpanan sementara udara (paru-paru). Ketika sudah terkumpul udara tersebut, selanjutnya burung akan mengatur keluarnya udara dengan bentuk bunyi kicauan. Bentuk dada yang direkomendasikan adalah yang tampak bidang menonjol ke depan. Jika dilihat sekilas dada Lovebird terlihat seperti binaraga yang gagah.

6. Ukuran Tubuh

Bila kita memperhatikan para lovebird jawara yang sering menang lomba (kontes), bentuk tubuhnya proporsional dan ideal. Artinya, tubuh Lovebird tidak terlalu gemuk atau tidak terlalu kurus. Nah, hal ini bisa menjadi referensi ketika anda mencari burung di petshop untuk diadopsi.

7. Bulu-bulu

Kualitas lovebird standar juara, tidak hanya dinilai dari suaranya, tetapi juga dari keindahan bulu-bulinya. Karena itu, pilihlah lovebird yang memiliki bulu yang mengilap, tidak berantakan, dan bersih terawat.

8. Kelincahan

Ciri-ciri lovebird yang bagus dan cocok untuk dipelihara adalah yang terlihat aktif, lincah, dan tidak diam di sudut sangkar. Karena, ini merupakan pertanda bahwa emosional burung sangat baik. Berbeda dengan burung yang sering diam, bisa jadi sedang stress atau depresi karena suatu hal.

9. Kaki

Tidak hanya bagian tubuh, dada dan kepala saja yang menjadi ciri fisik burung lovebird yang berkualitas. Bagian kakinya pun jangan luput dari perhatian anda. Pastikan kalau kaki lovebird mempunyai cengkeraman yang kuat. Cara untuk mengetahuinya adalah dengan meletakkan Lovebird di jari tangan, kemudian gerak-gerakkan ke atas dan ke bawah. Jika dia tidak jatuh berarti memiliki cengkeraman yang kuat, dan cocok untuk dipelihara.

10. Sayap

Bentuk (anatomi) kedua sayap lovebird juga menjadi pertanda bagus atau tidaknya kualitas sang burung. Dapatkan Lovebird yang bentuk sayapnya menyilang dan panjang. Serta kedua sayap tampak mengapit dan merapat ke tubuh.

11. Ekor

Teliti ketika membeli lovebird di ombyokan. Ciri lovebird yang bagus salah satunya bisa terlihat pada bentuk ekor yang cenderung melengkung ke bawah dan depan. Dan biasanya kalau sedang ngekek, gerakan ekornya naik turun. Bila anda penasaran mungkin bisa melihat referensi video lovebird juara ngekek panjang di youtube.

12. Suara

Lovebird yang memiliki prospek ngekek panjang saat dewasa, bisa diketahui dari suaranya yang sudah terdengar ngekek panjang, walau sering jeda beberapa menit. Selanjutnya, tinggal dipoles atau diberi perawatan yang baik, serta pemberian pangan yang benar, bisa memancing kemampuan ngekek panjang yang juara.

Ramuan Agar Lovebird Ngekek Panjang

Mempunyai lovebird yang fisiknya bagus harus disertai perawatan yang benar juga. Karena, bila tidak dirawat dengan benar, kemampuan lovebird untuk berkicau pun tidak akan maksimal. Dan, memiliki lovebird juara kontes pun hanya impian belaka. Lantas bagaimana cara mengurus lovebird yang benar supaya bisa gacor atau korslet bunyinya? Secara umum mungkin perawatan burung adalah tentang cara

  • Memandikan,
  • Menjemur
  • Memberi makan dan minum
  • Memaster

Untuk cara memandikan, menjemur bisa anda baca di artikel berikut ini :

Cara merawat burung di musim hujan

Selanjutnya, disini kami akan memberitahukan resep ramuan alami yang berkhasiat membuat burung lovebird konslet/ngekek panjang. 

1. Ramuan Tradisional Supaya Lovebird Konslet

Bahan-bahan:
  • 1 ruas jahe
  • Milet secukupnya
  • Penyaring
  • Wadah
  • Air panas secukupnya

Cara membuat ramuan:

  1. Kulit jahe dikupas terlebih dahulu, kemudian dihaluskan dengan cara diparut atau digeprek.
  2. Siapkan air panas dalam wadah, lalu masukkan jahe yang telah dihaluskan tadi, kemudian aduk;aduk.
  3. Saring air campuran jahe tersebut untuk membuang ampasnya.
  4. Masukkan milet kedalam air yang sudah disaring tersebut agar terendam seluruh bagiannya. Milet yang mengambang buang saja.
  5. Sesekali aduk rendaman milet tersebut, supaya sari jahe meresap secara rata pada milet. Waktu perendaman ini sekitar 2-3 jam.
  6. Setelah 2-3 jam, saring milet kemudian tiriskan. Jemur bila ada sinar matahari. Bila tidak ada sinar matahari karena mendung, maka milet bisa dikeringkan dengan cara disangrai menggunakan api sedang.
  7. Berikan milet seperti biasa di wadah pakan burung.

Penyebab Suara Lovebird Pendek-pendek

Salah satu masalah yang membuat pusing pemilik burung kicauan adalah bila lovebird nya berbunyi pendek-pendek bahkan macet bunyi. Tentu setiap kicaumania tidak menginginkan burungnya berhenti berkicau. Mereka inginnya memiliki burung peliharaan yang gacor serta ngekek panjang. Karena itu, anda harus menghindarkan lovebird kesayangan dari hal-hal yang bisa menjadi penyebab lovebird macet bunyi. Berikut ini adalah beberapa penyebab yang bisa membuat burung macet bunyi yaitu:

1. Stress

Stress bisa diderita oleh burung lovebird kapanpun dan dimanapun. Entah itu, lovebird yang masih belajar berkicau atau yang sudah langganan juara pun bila terkena stress biasanya jadi malas bunyi. Karena itu, hindarkan burung dari apapun yang bisa mengakibatkan stress, diantaranya: suara yang keras, gangguan hewan seperti kadal, terkena angin yang besar dan lain-lain.

2. Perubahan Perawatan

Untuk pertama kali mengadopsi lovebird, seorang pemula sebaiknya bertanya secara detail kepada penjual atau pemilik lovebird sebelumnya tentang cara merawat burung tersebut. Dari mulai memberikan makanan, memandikan, menjemur dan sebagainya. Karena lovebird sangat sensitif bila mendapatkan perawatan yang berubah. Akibatnya dia malas berkicau. 

3. Perubahan Suasana

Perlu adaptasi terlebih dahulu bagi lovebird ketika baru dibawa ke tempat yang baru dikenalnya. Untuk awal-awal dia akan malas bunyi. Tapi, bila sudah nyaman dan terbiasa, burung lovebird akan bersuara normal kembali.

4. Mudah Birahi

Burung lovebird yang mudah birahi biasanya tidak ingin banyak berkicau, karena dia ingin segera menyalurkan keinginannya tersebut.

5. Obesitas

Obesitas/kegemukan akan mempengaruhi aktivitas lovebird. Selain jadi males bergerak (tidak lincah), juga disertai macet bunyi.

6. Kurang Vitamin / Mineral

Burung yang kekurangan vitamin serta nutrisi lainnya, biasanya tampak lesu, lemah, tidak ceria juga kicauannya pendek-pendek.

7. Pascamabung

Burung yang baru selesai mengalami fase mabung, keseimbangan mental dan hormonal nya belum stabil, sehingga mempengaruhi kemampuan berkicau nya juga.

8. Gangguan Penyakit

Sama seperti hewan lainnya, lovebird yang sedang sakit, biasanya berhenti berbunyi, sebab merasakan sakitnya.

Jenis-jenis Lovebird di Dunia

Burung lovebird ternyata bukan cuma bisa ditemukan di Indonesia. Di negara-negara Asia lainnya pun banyak orang yang memelihara burung ini. Begitu juga di kawasan benua Amerika, Australia, Eropa dan Afrika. Terdapat lebih dari 20 jenis lovebird yang tercatat oleh ilmuwan yang khusus meneliti kehidupan burung (ornitolog). Setiap jenis dibedakan dan diberi nama berdasarkan corak bulunya. Berikut ini adalah nama beberapa jenis lovebird yang ada di dunia. 

  1. Lovebird Pale Fallow / Bronze Fallow
  2. Lovebird Olive
  3. Lovebirds Misty
  4. Lovebird Merah
  5. Lovebird Halfsider
  6. Lovebird Euwing
  7. Lovebird Dakori
  8. Lovebird Biru Mangsi
  9. Lovebird Biru Cobalt
  10. Australian Cinnamon
  11. Lovebirds Albino
  12. Lovebird Parblue
  13. Lovebird Dakocan
  14. Lovebirds Violet
  15. Lovebird Biola
  16. Lovebirds Blorok
  17. Lovebird Lutino
  18. Lovebird Muka Merah
  19. Lovebird berkerah hitam 
  20. Lovebird madagaskar 
  21. Lovebird abisinia ( Agapornis taranta )
  22. Lovebird Pipi Hitam 
  23. Lovebird nyasa ( Agapornis lilianae )
  24. Lovebird muka salem 
  25. Lovebird fisher ( Agapornis fischeri )
  26. Lovebirds Batman
Lovebird biola
gambar lovebird biola

Fakta Unik Burung Lovebird

Setiap mahluk hidup memiliki karakter unik masing-masing. Lovebird pun demikian. Sebagai pemelihara lovebird, maka anda harus mengetahui karakter pribadi burung tersebut. Sehingga anda tidak melakukan kesalahan dalam perawatan. Misalnya, dalam pemberian pakan, lovebird memiliki makanan kesukaan dan yang tidak disukai. Janganlah sekali-kali menghidangkan sesuatu yang tidak disukai, karena bisa mengakibatkan burung stress. Lalu, apa saja fakta-fakta tentang kehidupan lovebird yang perlu diketahui? Berikut ini adalah penjelasannya. 

1. Memiliki satu pasangan seumur Hidup

Asal mula penamaan lovebird adalah karena sifat burung ini yang super setia, yaitu dia hanya memiliki pasangan untuk seumur hidupnya. Itulah sebabnya hewan ini disebut burung cinta (lovebird). Berbeda dari kucing atau ayam yang bisa berganti ganti pasangan kapanpun.

2. Pinus terhadap pasangannya

Maksudnya adalah, jika suatu saat pasangannya sakit karena stress atau penyakit lain, kemudian mati. Maka, pasangan yang masih hidup akan merasa kehilangan, sehingga dapat pula mengalami depresi, sakit bahkan mati menyusul pasangannya yang mati lebih dulu.

3. Romantis

Selain memiliki kesetiaan seperti disebutkan diatas, burung lovebird kerap saling memberi makaan kepada pasangannya. Itulah salah satu sifat romantis yang tidak dimiliki hewan lain.

4. Jenisnya banyak

Lovebird merupakan ras burung yang memiliki banyak jenis dan tersebar hampir di seluruh dunia. Karena itu tak hanya di Indonesia orang yang memelihara lovebird. Tapi, di negara lain pun kita bisa menjumpai lovebird yang dipelihara oleh orang asing.

5. Coklat adalah racun

Mungkin bagi kita manusia, coklat merupakan makanan yang disukai. Tapi, jangan sekali-kali anda memberikan coklat ke burung lovebird yang anda pelihara. Karena kandungan yang ada pada cokelat, bisa membahayakan kesehatan burung, bahkan kematian dalam waktu dekat. Selain coklat, beberapa makanan ini bisa membahayakan lovebird, yaitu :

  • Makanan yang mengandung banyak gula
  • Makanan mengandung kadar minyak yang tinggi seperti gorengan
  • Makanan cepat saji, misalnya pizza
  • Buah alpukat
  • Kopi 
  • Teh

6. Bisa menyebabkan zoonosis

Zoonosis merupakan kategori penyakit yang disebabkan perantaraan hewan. Nah, burung lovebird ini juga bisa membawa bakteri yang membahayakan kesehatan manusia. Karena itu, kebersihan tubuh burung, bulu-bulunya serta kandang harus selalu dijaga. Mandikan lovebird beberapa kali seminggu agar tidak menjadi sarang bakteri.


Fakta menarik burung lovebird


Makanan Kesukaan Lovebird

Secara alami, lovebird menyukai memakan biji-bijian. Karena memang di habitat aslinya, burung ini merupakan jenis pemakan biji-bijian. Karena itu, mudah bagi anda untuk mendapatkan jenis pakan ini di toko pakan burung. Makanan yang bisa diberikan antara lain: milet merah dan milet putih, Gabah padi, Canary seed, Biji bunga matahari, Kacang hijau, Kacang merah, Biji fumayin, dan Biji kedelai kering. 

Makanan Tambahan Untuk Lovebird

Makanan tambahan sering juga disebut extra food (EF). Mungkin kalau kita bisa menyebutnya sebagai camilan. Pemberian extra fooding ini selain sebagai variasi makanan supaya lovebird tidak bosan dengan menu utama saja, juga untuk melengkapi nutrisi untuk tubuh lovebird. Pakan tambahan ini bisa berupa buah-buahan seperti: Apel, Pisang, Pir, Stroberi, Pepaya, Anggur, Kiwi, Buah ara, Mangga dan Melon. Extra food berikutnya adalah jenis sayuran seperti : Tomat, Jagung muda, Wortel, Bayam, Kecambah, Brokoli, Timun, Selada air, Bit merah, Lobak dan Kangkung.

Kesimpulan

Untuk memiliki lovebird juara yang memiliki kualitas suara ngekek panjang, bisa dilakukan dengan cara mengadopsi lovebird yang memiliki ciri fisik yang telah disebutkan diatas. Selain itu, perawatan dan pemberian pakan yang benar dan teratur juga sangat mempengaruhi kemampuan bunyi lovebird. Khusus untuk makanan tambahan/extra food sebaiknya tidak diberikan setiap hari. Anda bisa memberikannya seminggu dua kali saja. Semoga bermanfaat. 

Baca juga  Mp3 masteran untuk lovebird

Tidak ada komentar untuk "Ciri Fisik Lovebird Calon Juara Ngekek Panjang"