Penyebab burung mabung dan tips merawatannya

Penyebab burung mabung dan tips merawatannya


Penyebab Burung Mabung Disertai Perawatannya
gambar burung mabung


     Mabung merupakan kondisi yang umum dialami burung. Tidak hanya burung, unggas lain seperti ayam atau bebek pun pasti mengalami mabung. Mabung adalah kondisi dimana bulu-bulu burung menjadi rontok. Meskipun, terlihat biasa saja, tapi pemilik burung harus melakukan perawatan bila menjumpai burung peliharaannya mabung. Karena, bila burung tidak ada bulunya, dapat dipastikan dia akan kedinginan. Juga, perlu treatment yang benar supaya nanti bulu-bulu burung yang baru tumbuh dengan baik, dan kondisi bulu pun bagus. Jadi, bila sebelumnya bulu-bulunya kurang bagus, maka ketika kondisi mabung menjadi kesempatan bagi pemilik burung untuk berupaya agar bulu burung yang baru tumbuh subur, berwarna indah dan mengkilap.

Penyebab-pejyebab mabung, gejala alami atau stress

     Para pecinta hobi burung atau dikenal sebagai kicaumania harus tahu tentang seluk-beluk mabung. Mungkin sebagian besar kicaumania menganggap molting, proses ganti bulu, atau mabung adalah siklus tahunan yang dialami semua burung. Umpamanya bulan ke-1 bulu burung dalam kondisi baik, maka bulan ke-7 atau ke-8 umumnya burung memasuki awal fase molting (ngurak). Nah, pada bulan ke-10 atau ke-11, burung selesai mabung, dan mulai tumbuh bulu-bulu baru. Jadi, burung mengalami mabung secara alami lumayan lama, yaitu sekitar 2-3 bulan. Dan dalam waktu selama itu, perlu perawatan intensif. Karena, burung perlu menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Dan sebagai pemilik burung juga harus bisa menjaga agar burung kesayangan selalu dalam kondisi hangat,tidak kedinginan selama masa mabung yang lamanya sekitar 2-3 bulan.

Mabung karena stress

     Yang perlu diwaspadai adalah bila ternyata penyebab mabung adalah karena burung mengalami stress. Seperti diketahui, burung yang normal memang harus berganti bulu sekali setiap tahun. Proses ini merupakan bagian dari lingkaran siklus tahunan burung. Burung jantan usai mabung akan mengalami peningkatan kadar hormon testosteron. Tapi, bila mabung akibat stress justru yang terjadi adalah kebalikannya. Burung jantan akan mengalami penurunan kadar hormon testosteron yang mengakibatkan ketidakseimbangan hormon, juga membuat burung malas berkicau. 

     Hal yang perlu digaris bawahi adalah, kondisi fisik dan emosional burung yang mengalami mabung di luar dari siklus mabung tahunan jauh lebih berat daripada mabung normal. Sebab, dalam banyak kasus, burung mampu merontokkan bulu-bulunya yang lama, tetapi tidak cukup energi untuk menumbuhkan bulu-bulu baru. Dengan keadaan seperti ini pastinya pemilik burung akan khawatir, takut burung menjadi sakit atau bulu burung tidak segera tumbuh.

Faktor pemicu mabung stress pada burung

     Burung yang mengalami mabung di luar masa siklus tahunannya dikenal dengan istilah french molt. Mabung stress bisa terjadi kapan saja. Dan cirinya adalah burung mengalaminya diluar jadwal rutin dia mabung, bisa lebih cepat dari jadwal, atau bisa lebih lambat. Keadaan yang seperti ini bisa dipicu oleh banyak hal. Karena itu, demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti mabung stress, pemelihara burung harus mengetahui secara detail faktor-faktor yang berpotensi membuat burung stress. Karena bagaimanapun stress merupakan penyakit yang berbahaya bila dibiarkan. Berikut ini adalah hal-hal yang dapat memicu kondisi stress pada burung. 

1. Stress karena takut

     Burung bisa menjadi stress atau bahkan trauma jika mengalami mengalami ketakutan luar biasa. Ciri-ciri burung mengalami ketakutan adalah suaranya berisik, sambil terbang menabrak-nabrak kandang. Penyebabnya mungkin saat melihat ada binatang pengganggu seperti tikus, kadal, kecoa, kucing atau lainnya. Untuk menghindari kejadian tersebut, makan selalu letakkan burung di tempat yang aman dari jangkauan hewan-hewan tersebut. Sebagai antisipasi untuk menekan potensi stres, anda bisa memberikan BirdVit (2-3 kali dalam seminggu).

2. Mendengar suara burung lain yang lebih keras

     Salah satu penyebab stress adalah suara yang berfrekuensi tinggi. Ini bisa berasal dari suara petir, suara ledakan atau kicauan burung lain yang keras. Hal tersebut mungkin bisa terjadi secara tiba-tiba dan tidak bisa dihindari. Jadi, solusinya adalah pertama dengan menjauhkan burung dari sumber bunyi, dan kedua memberikan makanan kesukaannya, atau obat khusus untuk burung yang stress yang bisa dibeli di toko pakan hewan.

3. Perubahan suhu

     Hal yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah perubahan suhu atau cuaca yang tiba-tiba. Misalnya, setelah burung digantang dan masih dalam kondisi panas, tiba-tiba langsung hujan. Atau burung dimasukkan ke ruangan yang ber AC. untuk menghindarinya adalah bila memang sedang musim hujan, jangan jemur burung terlalu lama. Atau bila memang suhu sedang panas, jangan langsung memasukkan burung kedalam ruangan ber AC, lebih baik diangin anginkan dulu diluar.

4. Stress karena makanan atau minuman

     Burung bisa mengalami stres akibat makanan atau minuman yang kurang cocok. Atau bisa juga kandungan pada makanan tersebut tidak mencukupi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan burung. Cirinya adalah makanan berhamburan di dasar kandang, karena burung mencari makanan yang dia inginkan. Atau burung tidak mau meminum air yang disediakan wadah. Karena itu, anda harus memperhatikan wadah makanan atau minuman burung setiap hari. Bila tidak dimakan atau tidak diminum, maka segera ganti dengan pakan yang berbeda.

5. Burung takut pada angin

     Ketika menjemur burung di Gantangan, perhatikan pula kondisi cuaca diluar. Jika sering berhembus angin yang kencang, maka sebaiknya segera masukkan burung kedalam rumah. Karena salah satu penyebab stress pada burung adalah bila terkena angin kencang. Dan hampir semua jenis burung biasanya takut dengan angin yang kencang, apalagi bila sampai membuat kandangnya jatuh.

     Jika, anda menjumpai burung peliharaan mabung karena stress, maka yang bisa anda lakukan adalah dengan merawat burung agar sembuh dari stressnya, serta menjaga terus sampai waktu mabung normal dan tumbuh bulu secara normal.

Obat burung mabung
gambar obat burung mabung


Tips merawat burung mabung

     Burung yang mabung secara alami atau karena stress, sama-sama perlu dirawat secara telaten. Karena, burung harus menghadapi tantangan yaitu kedinginan setiap saat. Jika kondisi fisiknya sedang drop, dikhawatirkan burung menjadi sakit atau bahkan mati. Berikut ini adalah tips yang harus dilakukan oleh pemilik burung saat burungnya dalam masa fase mabung, alami atau karena stress. 

  1. Tutup sebagian sangkar dengan kerodong (kerodong setengah saja dari bawah sampai ke tengah). Atau bisa juga full kerodong, dan hanya dibuka 1-2 kali dalam sepekan sebentar saja supaya memberi udara segar. Pengerodongan dilakukan supaya burung selalu mendapatkan suhu yang hangat selama masa mabung.
  2. Gantung burung di tempat yang aman, dan tenang. Hindari tempat yang berisik, banyak angin atau hewan-hewan yang tidak disukai oleh burung. Karena burung yang mabung memerlukan istirahat yang lebih banyak dibanding ketika tidak mabung. 
  3. Mengurangi frekuensi mandi dan penjemuran
  4. Burung harus mendapat banyak asupan protein. Protein ini bisa berasal dari serangga atau extra fooding lainnya. Khasiat protein adalah membantu kelancaran pertumbuhan bulu-bulu baru, juga membantu keseimbangan hormon burung.
  5. Memberikan suplemen seperti BirdMolt-Pre ketika awal masa mabung dan BirdMolt-Post ketika awal tumbuh bulu-bulu baru agar bulu-bulu baru bisa tumbuh sehat, tidak kusut, dan mengkilap.

Apakah burung mabung boleh di master ?

     Perlu diketahui oleh para pecinta burung, bahwa fase mabung (moulting) merupakan proses ' cuti' dari burung itu sendiri dari aktifitas harian yang biasa dilakukan. Jadi , pada proses mabung tersebut sebaiknya di pergunakan untuk membuat burung menjadi istirahat total. Memang, burung yang sedang mabung lebih sering berdiam diri (jarang berkicau). Tapi, bukan berarti burung tidak mau mendengarkan suara masteran. Justru ini merupakan kesempatan untuk memaster burung. Dengan keadaan burung yang tidak banyak beraktifitas, maka dia akan lebih fokus mendengar masteran. Dan bila mendengarkan secara rutin, maka peluang bagi burung mengingat irama kicauan lebih baik. Sehingga, ketika dia pulih dari masa mabungnya bisa meniru suara masteran tersebut.

Pantangan untuk burung yang sedang mabung 

     Kondisi fisik burung mabung lebih sensitif dibanding ketika tidak mabung. Oleh sebab itu, ada hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh pemilik kepada burung yang mabung. Artinya kicaumania harus membedakan perawatannya ketika sedang mabung dan tidak mabung. Adapun pantangan yang tidak boleh dilakukan adalah: 

1. Jangan memandikan burung

     Terutama ketika fase burung merontokkan bulunya. Burung boleh dimandikan ketika tumbuh bulu baru yang lebat. Selain itu, memandikan bulu burung yang sudah mulai tumbuh memiliki manfaat untuk membersihkan kuman atau kutu. Sehingga kondisi bulu baru menjadi bersih dan pertumbuhannya bagus. Mandikan sekedarnya saja, jangan sampai basah kuyup, khawatir burung kedinginan terus sakit.

2. Jangan dijemur

     Pertumbuhan bulu pada burung bisa dipengaruhi faktor suhu udara. Ketika bulu-bulu baru mulai tumbuh pada tubuh burung, sebaiknya burung jangan dulu dijemur. Karena, takutnya bulu menjadi keriting. Dan akhirnya bentuk bulu tidak lembut, kering dan tidak mengkilap. Hal ini berakibat fatal, karena untuk mendapatkan bulu yang bagus perlu waktu lama, menunggu sampai burung mabung kembali.

3. Jangan rajin berkicau

     Lebih baik burung yang sedang mabung dihindarkan dari tempat yang terdapat burung lain yang sering berkicau. Karena, dikhawatirkan burung yang mabung tersebut terpancing untuk rajin berbunyi, dan memancing birahinya muncul. Bila hal ini terjadi, waktu mabung akan semakin lama, karena terganggunya keseimbangan hormon pada burung.

4. Jangan selalu full kerodong

     Fungsi pengerodongan pada burung tujuannya agar menjaga suhu tubuh burung tetap hangat. Tapi, lakukan full kerodong hanya ketika suhu udara sedang dingin saja. Bila suhu udara sedang panas, misalnya masa mabung burung kebetulan pada musim panas, maka jangan lakukan full kerodong. Karena bisa menyebabkan suhu udara didalam kandang burung lebih panas dan berbahaya pada kesehatan fisiknya, juga kandungan oksigen nya kurang banyak. Dalam kondisi panas lebih baik buka kerodong setengahnya saja.

Kesimpulan

Pemelihara burung harus memiliki pengetahuan yang berhubungan dengan burung peliharaannya. Salah satunya adalah mengetahui masa mabung (periode) alaminya. Sehingga bisa melakukan tindakan yang tepat kepada burung. Bersihkan selalu kandang burung, terutama sebelum malam hari. Hal ini dilakukan supaya ketika masa burung dikerodong, tidak keracunan amoniak yang dikeluarkan dari feses di kandang. Trik pengerodongan harus disesuaikan dengan suhu tempat burung disimpan. Bila suhunya dingin, maka lakukan full kerodong. Tapi, bila suhunya sedang panas, maka kerodong setengah saja. Semoga bermanfaat! 

Silahkan dilihat video perawatan bulu burung yang mabung dari youtube berikut ini: 



Tidak ada komentar untuk "Penyebab burung mabung dan tips merawatannya"