Penyebab Burung Terkena Snot Serta Cara Mengobatinya Dengan Obat Alami

Penyebab Burung Terkena Snot Serta Cara Mengobatinya Dengan Obat Alami

 

Penyebab burung terkena snot
ilustrasi burung terkena snot

Snot merupakan salah satu penyakit yang bisa dialami oleh burung. Penyakit ini menyerang bagian mata burung. Tapi, meskipun hanya menyerang bagian matanya saja, sebaiknya pemilik burung tidak mengabaikan atau menganggap enteng penyakit snot ini. Karena, burung kicauan yang mengalaminya akan berubah tingkah lakunya, dan membuat kesehatan tubuh burung menjadi menurun. Akibatnya, kualitas suara pun terkena imbasnya, sehingga burung malas untuk berkicau. Bila dibiarkan, maka dalam jangka waktu lama burung bisa stress, tidak mau makan sehingga bisa berakibat fatal berupa kematian sang burung. Tentu saja hal ini tidak diharapkan oleh siapapun burung lovers yang ingin memiliki burung yang sehat, lincah serta gacor bunyinya. Artikel kali ini akan membahas tentang penyakit snot, ciri-ciri burung yang terkena snot, serta cara mengobatinya dengan benar supaya burung lekas sembuh.

Ciri-ciri Fisik Burung yang Terkena Snot

Sebenarnya, penyakit snot tidak hanya menyerang kepada burung saja. Tapi, penyakit ini juga menyerang pada unggas lainnya seperti ayam. Dan penyakit snot ini, sebenarnya awalnya merupakan penyakit yang menyerang pada saluran pernafasan. Ciri-ciri burung ata8u unggas yang terkena snot yaitu munculnya cairan di sekitar mata, disertai infeksi di selaput mata dan pembengkakan di sekitar mata. Berikut ini adalah ciri-ciri fisik dan emosional yang bisa diketahui bila burung terkena snot : 

  • Matanya basah (berair) 
  • Matanya tampak kemerahan
  • Burung sering memejamkan matanya
  • Selalu menggembungkan bulu
  • Sering tertidur
  • Tidak bergairah dan kurang lincah 
  • Nafsu makan berkurang
  • Jarang berbunyi

Jika burung peliharaan anda tampak mengalami kondisi seperti diatas, maka bisa dipastikan dia terkena snot. Dan anda harus segera melakukan penanganan yang benar, supaya burung cepat sembuh, lincah dan rajin berkicau kembali.

Penyebab Snot

Penyebab snot pada burung bisa disebabkan oleh bermacam hal. Berikut ini adalah beberapa hal yang berpotensi menyebabkan burung terkena penyakit snot. Semoga dengan mengetahui penyebab-penyebab tersebut anda bisa mengantisipasi agar burung kesayangan anda tidak sampai terkena snot tersebut. Karena, mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati. Dan memiliki peliharaan burung yang sehat, lincah dan rajin mengeluarkan kicauan adalah dambaan kicaumania semua. Burung jenis apapun bisa terkena snot, berikut ini adalah solusi agar terhindar dari penyakit tersebut.

  1. Terkena debu atau udara yang kotor. Sebaiknya jangan menyimpan burung di tempat yang banyak berdebu, atau ketika banyak angin yang membawa debu. Letakkan burung ditempat yang tidak terkena angin berdebu.
  2. Bakteri dari kotoran yang menumpuk di dalam kandang. Pastikan selalu kebersihan kandang burung. Buang kotoran (feses) yang ada di kandang, jangan dibiarkan berhari-hari. Karena feses/kotoran burung mengandung bakteri. Karena dikhawatirkan bakteri tersebut terbawa angin, kemudian masuk ke saluran pernapasan atau mata burung. 
  3. Asap yang masuk ke kandang. Bila kebetulan ada yang membakar sampah, memanggang sate, atau kegiatan lain yang menimbulkan banyak asap di sekitar rumah anda. Segera jauhkan (amankan) burung ke tempat yang tidak terjangkau asap tersebut. Bila perlu, masukkan kedalam rumah anda. Karena asap yang berasal dari pembakaran tersebut bisa terhirup masuk kedalam saluran pernafasan burung. Asap juga bisa menyebabkan mata perih, kemerahan dan berair. 
  4. Lingkungan yang kurang bersih. 
  5. Tertular snot dari unggas atau burung lainnya. Bila anda memiliki peliharaan burung atau unggas lebih dari satu, maka harus selalu diperhatikan kesehatan semua hewan tersebut. Bila ada salah satu peliharaan yang sakit, maka sebaiknya dia dipisahkan (karantina) supaya penyakitnya tidak menular kepada hewan lainnya.

Perawatan Burung yang Terkena Snot

Pemilik burung harus melakukan hal-hal berikut ini dengan segera bila menemukan burung peliharaannya mengalami sakit snot. Hal tersebut dilakukan agar burung dapat segera sembuh. Karena, bila terlambat dalam penanganannya dikhawatirkan burung tak tertolong dan keburu mati. Dengan penanganan yang benar dan secepatnya, bisa menghindarkan penyebaran penyakit pada burung. Karena itu, simak dengan baik langkah-langkah berikut ini:

1. Karantina Burung

Biasanya orang yang hobi memelihara burung, memiliki peliharaan lebih dari satu ekor burung. Nah, bila suatu saat menemukan salah satu burung peliharaannya terkena snot, maka segera harus memisahkannya agar tidak berdekatan dengan burung lainnya. Karena penyakit snot ini bisa menular melalui udara, makanan atau minuman. Karena itu, sebaiknya memisahkan pula makanan burung yang sakit dengan yang tidak sakit.

2. Hindari Penyebab Penyakit

Telah dijelaskan diatas faktor-faktor yang memiliki potensi penyebab penyakit snot. Selanjutnya, hindarkan burung dari hal-hal tersebut. Dengan begitu, potensi burung mengalami snot akan menjadi kecil. Artinya, burung kesayangan akan tetap sehat dan tidak mengalami sakit.

3. Kurangi Durasi Penjemuran

Proses menjemur burung perlu dilakukan agar stamina burung tetap baik. Tapi, burung yang sedang sakit snot sebaiknya tidak dijemur terlalu lama. Hal ini dimaksudkan agar maya burung tidak terkena kotoran (debu) yang terbawa angin. Penglihatan burung juga biasanya menjadi tidak nyaman saat terkena cahaya matahari. Dan ini bisa membuat burung kesakitan pada bagian matanya. Karena itu, sebaiknya hanya menjemur burung sebentar saja kurang lebih 15 menit, dan jangan terlalu lama.

4. Bersihkan Mata Burung dengan Air Hangat

Burung yang matanya sakit bisa jadi disebabkan oleh kotoran, debu atau bakteri. Oleh karena itu, lakukan pembersihan bagian luar mata burung menggunakan air hangat. Alasan penggunaan air hangat, bukan air dingin adalah, karena air yang suhunya hangat bisa membuat burung menjadi rileks. Gunakan kapas atau tisu dalam proses membersihkan mata burung. Dan lakukan pula secara perlahan dan hati-hati, agar tidak terjadi gesekan yang bisa melukai kornea matanya.

5. Membersihkan Mata dengan Air Rebusan Daun Sirih

Daun sirih memiliki bermacam khasiat, diantaranya sebagai anti bakteri. Gunakanlah air rebusan daun sirih untuk mengelap bagian luar mata burung yang sedang sakit snot. Suhu air rebusan tersebut adalah kira-kira hangat kuku. Manfaat dari menggunakan ramuan herbai alami ini adalah membunuh bakteri penyebab snot, juga meredakan pembengkakan mata burung. Untuk teknik ini hanya gunakan daun sirih merah saja ya! Anda juga bisa meneteskan ramuan alami ini pada mata burung pada sore hari, dengan syarat air rebusan tersebut sudah benar-benar dingin, agar tidak membahayakan retina mata burung.

6. Full dikerodong

Perlu perawatan khusus untuk burung yang sedang sakit snot. Salah satunya adalah dengan mengerodong. Tindakan ini dimaksudkan agar burung dapat beristirahat dengan maksimal, sehingga proses penyembuhan semakin cepat. Selain itu, hal ini juga untuk meminimalisir burung lain supaya tidak tertular. Juga, agar burung yang sakit tidak terkena debu atau asap.

7. Memberi Asupan Pakan Secara Teratur

Asupan gizi yang baik bisa memicu sistem imun tubuh bekerja lebih baik dalam melawan penyakit. Karena itu, bila memiliki burung yang sakit, pemilik burung harus lebih memerhatikan kualitas pakan yang diberikan. Berikan buah-buahan dan extra fooding yang memiliki kandungan gizi, vitamin dan protein yang dibutuhkan tubuh burung. Pastikan pula burung yang sakit mau menyantap makanan tersebut. Bila terlihat burung malas makan, maka anda harus menyuapinya.

8. Membersihkan Kandang Burung dan Wadah Makanan dan Minuman

Salah satu penyebab burung sakit yaitu bakteri. Karena itu, kebersihan kandang burung harus diutamakan. Ganti juga pakan dan air minum burung setiap hari. Agar bakteri yang menempel pada wadah tersebut bisa terbuang, tidak termakan atau terminum. Bersihkan kandang burung menggunakan disinfektan supaya kandang menjadi steril dan bakteri yang ada di kandang menjadi mati. 

Baca juga  Tips memandikan burung yang benar

9. Memberikan Vitamin

Burung akan menderita sakit bila ketahanan tubuhnya lemah. Cara untuk menguatkan kembali imun tubuh adalah dengan memberikan asupan vitamin. Anda bisa membeli vitamin khusus burung di petshop atau toko yang menjual pakan hewan. Sebagai catatan, lihat dulu tanggal kadaluarsa dari vitamin yang akan diberikan ke burung. Karena bila memberikan vitamin yang sudah kadaluwarsa bisa berakibat buruk pada kesehatan burung.

Baca juga 6 merk vitamin yang bagus untuk burung

10. Memberikan Obat Khusus Anti Snot

Selanjutnya adalah dengan memberikan obat khusus untuk menyembuhkan burung yang terkena snot. Salah satu cara yang sering dipakai oleh para kicaumania yang pernah mengalaminya adalah dengan memberikan Leman’s (diberikan melalui mulut) dan pemberian Snotgo (diteteskan ke mata).

Obat snot
ilustrasi obat snot


Kesimpulan

Kebersihan kandang burung merupakan faktor utama dalam perawatan burung agar senantiasa sehat. Burung yang sedang sakit harus cepat-cepat diobati agar tidak menjadi parah. Karena bila dibiarkan bisa mengakibatkan kematian burung tersebut. Burung memiliki sistem ketahanan/kekebalan tubuh terhadap penyakit (sistem imun). Tapi, bila sistem imun ini lemah, maka burung akan mudah sakit. Untuk menguatkan imun, maka bisa dilakukan dengan memberikan makanan yang mengandung nutrisi, vitamin dan protein. Lakukan pula penjemuran burung secara teratur di pagi hari. Karena sinar matahari mengandung vitamin B yang bagus untuk tulang dan tubuh burung. Beri perawatan ekstra ketika musim hujan. Pastikan burung tidak kedinginan. Karena suhu dingin juga bisa mengakibatkan burung sakit serta kondisi ketahanannya menurun. Semoga bermanfaat! 

Tidak ada komentar untuk "Penyebab Burung Terkena Snot Serta Cara Mengobatinya Dengan Obat Alami"