--> Skip to main content

Sujud Adalah Kenangan Terindah di Dunia| Gus Baha

Sujud Adalah Kenangan Terindah di Dunia| Gus Baha

Ceramah Gus Baha tentang Sujud
Gus Baha


Assalamu'alaikum warohmatulohi wabarokatuh!

Saudara saudari kaum muslimin dan muslimah yang berbahagia. Di artikel ini akan mengutip tentang ceramah Gus Bahasa (KH Baharuddin Nursalim).

Dalam sebuah acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Gus Baha hadir sebagai tamu undangan. Hadir pula Habib Syeh beserta rombongan nasyid yang beliau pimpin.

Saat Gus Baha mendapatkan giliran untuk berdakwah, beliau mengatakan:

"Saya merupakan kiai yang tidak menginginkan berumur panjang, karena terdapat kisah Nabi Ibrahim alaihissalam yang berdo'a kepada Allah agar diberi umur panjang. 

Tapi do'a tersebut tidak serta merta Allah kabulkan. Kemudian datang seorang tamu laki-laki yang sudah sangat tua berkunjung ke rumah Nabi Ibrahim.

Ketika itu Nabi Ibrahim menyuguhkan anggur kepada tamunya. Tapi tamu tersebut kesulitan memakan buah anggur tersebut. Anggur selalu keluar dari mulut sang tamu karena dia sudah tidak mempunyai gigi (lemong), sehingga tidak bisa mengunyah makanan yang disuguhkan.

Melihat kejadian tersebut, Nabi Ibrahim segera melaksanakan sholat dan berdoa kepada Allah supaya umurnya tidak dipanjangkan. "

Selanjutnya Gus Baha juga menyampaikan tentang keutamaan sholat khususnya ketika sujud. Yaitu, muslim yang sedang sholat disarankan untuk menikmati sujudnya. Karena di akherat nanti, sujud kepada Allah lah yang akan menjadi kenangan terindah saat manusia masih di dunia.

Itulah mengapa para waliyullah memohon kepada Allah supaya diwafatkan ketika sedang melaksanakan sholat dalam keadaan sujud.

Karena itu, sebaiknya muslim yang sedang sholat harus menikmati sholatnya. Dan resep agar bisa menikmati sholat telah disabdakan oleh Rosulullah shallallahu alaihi wasallam yang artinya:

"Sholatlah seakan-akan itu adalah sholat terakhir kamu. "

Menurut Sayyid Az Zabidi pengarang kitab Ithaf, " Sujud adalah jati diri kamu, sujud adalah identitas kamu, sujud adalah kestatusan kamu." 

Kita adalah hamba Allah. Tentu ciri khas hamba adalah tunduk kepada Allah. Dan implementasi secara fisik berupa sujud. Maka wahyu pertama yaitu surat Al A'laq akhir suratnya ditutup dengan kalimat 'Wasjud waqtarib', artinya " kamu sujud, maka pasti kamu dekat."

Adapun urusan diterima atau tidak diterima bukan hal penting. Karena sudah ditakdirkan sujud saja merupakan suatu hal yang luar biasa.

Bila ada bisikan atau ucapan yang mengatakan "Apa gunanya sujud kalau tidak diterima? " Maka ucapan tersebut adalah berasal dari syetan, dan juga suatu kriminal. Karena ucapan tersebut merupakan bentuk keraguan pada sesuatu yang haq (pasti kebenarannya). Mau diterima atau tidak, mendapat pahala atau tidak, tetap saja sujud adalah perkara yang Haq bukan Bathil (salah).

Jadi, kita sebagai manusia harus taat kepada Allah tanpa mengharapkan imbalan pahala atau karena takut dosa. Sehingga ketika Allah berfirman: 

"Seandainya Aku tidak menciptakan surga dan neraka, apakah kalian tetap mau tunduk, taat dan sujud kepada Ku." Dan inilah bentuk ikhlas yang sebenarnya! 

Gus Baha juga menyampaikan bahwa dalam beribadah harus dilakukan secara sirroh wa alaniyah ( rahasia dan terang-terangan). Maksudnya adalah diumpamakan grup nasyid yang sering tampil di depan umum untuk menyanyikan sholawat, maka sebaiknya ketika dia sendiri di kamar atau tidak ada orang lain selain dia juga tetap membaca sholawat.

Berikut ini adalah video ceramah Gus Baha tentang sujud. 



Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar