Fenomena Melahirkan tanpa Hamil yang Dialami Siti Jainah Warga Cianjur

Fenomena Melahirkan tanpa Hamil yang Dialami Siti Jainah Warga Cianjur

Kondisi Melahirkan tanpa Hamil yang Dialami Siti Jainah Warga Cianjur

Umumnya seorang wanita secara medis akan bisa melahirkan dengan terlebih dulu menjalani masa kehamilan sekitar 9 bulan. Dan gejala awal yang menjadi salah satu tanda bahwa seorang perempuan adalah karena tiba-tiba berhenti haid yang biasanya rutin dialami setiap bulan. Tapi, telah terjadi suatu peristiwa aneh yang dialami oleh seorang wanita yang berasal dari Cianjur, Jawa Barat.

Siti Jainah (25) mengaku mengalami hal aneh di tubuhnya. Ia melahirkan bayi tanpa merasa hamil dan masih juga haid seperti biasa. Tak ayal lagi peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitarnya. Siti Jainah tinggal di Kampung Gabungan RT 02/02, Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Wanita tersebut mengaku haid tiap bulannya. Seperti diketahui secara umum, kalau seharusnya wanita hamil tidak mengalami datang bulan.  

"Kalau proses haid saya normal sebulan sekali. Makanya saya kaget tiba-tiba perut saya bisa langsung hamil dan melahirkan bayi. Jujur saja hingga sekarang ini saya masih merasa kaget. Mungkin ini sudah takdir dari Allah SWT. Yang terpenting saya dan dedek bayi sehat," kata Siti saat ditemui di kediamannya, Sabtu (13/2/2021).

Saat melahirkan, Siti Jainah menyandang status janda selama empat bulan. Ia sudah cerai dengan seorang warga asal Agrabinta. Dia juga mengatakan dirinya tidak merasa seperti orang hamil, perutnya tidak buncit layaknya mengandung anak.

"Beberapa jam sebelum melahirkan saya merasa ada yang masuk ke dalam rahim saya dan terasa sakit. Setelah itu selama 15 menit perut saya tiba-tiba buncit dan membesar. Selang dua menit perut saya kembali rata dan besar lagi dan akhirnya perut saya merasakan mules dan langsung melahirkan seorang bayi berjenis perempuan," kata Siti.

Baca juga Tips memiliki badan sehat dan kencang ala Gisel diserta video gisel olahraga 

Kondisi Kesehatan Bayi


Meski kondisinya yang tidak pernah merasa hamil, bayi berjenis kelamin perempuan yang dilahirkan Siti Jainah dalam kondisi sehat. Bayi tersebut dilahirkan dengan proses persalinan normal. Dan saat dilahirkan, anak Siti Jainah memiliki berat 2,9 kilogram. Hal tersebut dijabarkan Kepala Puskemas Cidaun, Eman Sulaeman.

"Setelah saya cek ke lokasi bersama sama Kapolsek dan Pak Camat, keadaan ibu dan bayinya dalam keadaan sehat dan proses kelahirannya normal. Jenis kelamin perempuan dan berat bayi 2,9 kilogram," katanya.

Kondisi Melahirkan Tanpa Merasa Hamil Menurut Dunia Medis

Kepala Puskemas Cidaun, Eman Sulaeman, mengatakan, terkait adanya kelahiran bayi tanpa merasa mengandung itu dari sisi medis tidak mungkin.

"Dalam dunia medis ada yang disebut cryptic pregnancy atau hamil samar, di mana si ibu tidak menyadari dirinya sedang hamil dan baru tahu setelah tiba waktunya melahirkan. Jadi ini merupakan hal yang sudah biasa terjadi walaupun kasusnya tidak banyak," katanya.  

Eman mengatakan, terkait kehamilan yang tersembunyi itu bisa disebabkan dari bentuk organ tubuh bisa juga dari riwayat KB yang dipakai sehingga proses kehamilannya tidak bisa terdeteksi.

"Kalau menurut saya ini peroses kehamilan yang normal namun tidak terlihat. Munculnya saat peroses persalinan," katanya.

Ia beranggapan opini yang beredar di warga masyarakat itu wajar karena secara awam tidak tahu dalam proses kehamilan, sedangkan dalam kehamilan itu ada yang namanya kehamilan tersembunyi.

Apa Itu Kehamilan Kriptik (Cryptic Pregnancy)?  

Dalam dunia medis, seorang perempuan yang tak mengetahui dirinya sudah hamil sampai berbulan-bulan lamanya disebut dengan kehamilan kriptik atau cryptic pregnancy. Dan ada penyebab utama mengapa kehamilan kriptik terjadi.

Penyebab utama itu adalah kadar hormon kehamilan hCG (human chorionoic gonadtropin) yang rendah dalam darah. Hormon tersebut diproduksi oleh plasenta untuk mempertahakan kehamilan dan mendukung perkembangan janin. Dalam kasus tertentu, wanita yang menghasilkan hormon hCG dalam jumlah sedikit mungkin akan mendapatkan hasil negatif saat dicek lewat tes pack. Tentu saja, saat mengetahui hasilnya negatif, perempuan yang hamil justru akan berpikir dirinya tak hamil. Bisa saja, hasil negatif tersebut palsu lantaran belum waktunya bagi tubuh untuk memproduksi hCG. Biasanya, hormon hCG hadir dalam darah sekitar enam hari setelah impalantasi atau sekitar pekan ke-3 kehamilan. Hormon itu akan memuncak dalam 14 minggu setelah hari pertama haid terakhir.

Kemudian, ada sebuah penelitian dari Universitas Turin, Italia, pada 2007 yang mengungkapkan mengapa ada tubuh perempuan yang sama sekali tidak memperlihatkan gejala kehamilan padahal sedang hamil. Hal tersebut, menurut penelitian itu, sebetulnya menandakan tubuh kurang cukup kuat untuk melangsungkan proses mengandung.

Kisah Ibu Melahirkan Tanpa Merasa Hamil Lainnya

Siti Jainah asal Cianjur adalah bukan orang pertama yang mengalami kondisi melahirkan bayi tanpa merasakan gejala-gejala kehamilan terlebih dahulu. Sebelumnya di bulan Januari 2020, seorang ibu bernama Dedeh yang tinggal di Ciamis juga mengalami hal yang serupa. Dia melahirkan seorang bayi laki-laki dengan normal dan dalam kondisi sehat. Bayi laki-laki itu memiliki bobot 2,6 kilogram, dengan panjang 45 sentimeter.

Kesimpulan

Meskipun kejadian seorang ibu bisa melahirkan tanpa merasakan gejala-gejala kehamilan memang jarang terjadi. Tapi, hal itu tentu saja ada penyebabnya. Ada yang mengaitkan dengan hal-hal berbau mistis. Tapi, secara medis hal tersebut memang mungkin saja terjadi karena kondisi sang ibu yang mungkin fisik atau psikogisnya tidak dalam kondisi yang baik dan umum secara medis. Tapi, diluar hal tersebut yang terpenting adalah bahwa kondisi ibu serta si bayi tetap sehat. Dan semuanya kembali kepada takdir Tuhan yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Tidak ada komentar untuk "Fenomena Melahirkan tanpa Hamil yang Dialami Siti Jainah Warga Cianjur"